kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Puluhan Rudal dan Drone Rusia Gempur Infrastruktur Energi Ukraina


Minggu, 22 Februari 2026 / 14:52 WIB
Puluhan Rudal dan Drone Rusia Gempur Infrastruktur Energi Ukraina
Bangunan tempat tinggal yang rusak di Kyiv akibat serangan drone dan rudal Rusia, di tengah serangan (REUTERS/Alina Smutko)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KYIV. Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina dengan puluhan drone tempur serta rudal balistik dan jelajah. Sasaran utama serangan kali ini adalah infrastruktur energi, kata militer dan pejabat setempat Ukraina, Minggu (22/2/2026).

Serangan semalam itu menghantam ibu kota Kyiv dan wilayah sekitarnya, pelabuhan Laut Hitam Odesa, serta sejumlah kawasan di Ukraina bagian tengah.

Gubernur wilayah Kyiv, Mykola Kalashnyk, menyebut sedikitnya satu orang terluka. Kerusakan tercatat di lima distrik, dengan lebih dari belasan rumah mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina, 300 Drone dan 37 Rudal Hantam Infrastruktur Energi!

Sementara itu, Gubernur Odesa Oleh Kiper mengatakan serangan drone pada malam hari menghantam fasilitas energi di wilayahnya dan memicu kebakaran. Api berhasil dipadamkan tanpa laporan korban tambahan.

Serangan terhadap sistem energi Ukraina hampir terjadi setiap hari. Rusia kerap membidik pembangkit listrik tenaga termal, gardu induk, jaringan transmisi listrik, hingga sektor gas.

Serangan ke fasilitas energi menjadi bagian penting dari invasi skala penuh yang dilancarkan Rusia ke Ukraina sejak Februari 2022. 

Baca Juga: Eskalasi Serangan Rusia di Odesa: Infrastruktur Vital Ukraina Lumpuh?

Moskow menyatakan langkah ini ditujukan untuk melemahkan kemampuan Ukraina dalam melanjutkan perlawanan militernya.

Selanjutnya: Respons LKM BKD Kabupaten Pekalongan Soal Alokasi Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

Menarik Dibaca: Promo Paket Bukber Burger King Hematnya Bikin Puasa Tenang, Mulai Rp 32 Ribuan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×