Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - KYIV. Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina dengan puluhan drone tempur serta rudal balistik dan jelajah. Sasaran utama serangan kali ini adalah infrastruktur energi, kata militer dan pejabat setempat Ukraina, Minggu (22/2/2026).
Serangan semalam itu menghantam ibu kota Kyiv dan wilayah sekitarnya, pelabuhan Laut Hitam Odesa, serta sejumlah kawasan di Ukraina bagian tengah.
Gubernur wilayah Kyiv, Mykola Kalashnyk, menyebut sedikitnya satu orang terluka. Kerusakan tercatat di lima distrik, dengan lebih dari belasan rumah mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina, 300 Drone dan 37 Rudal Hantam Infrastruktur Energi!
Sementara itu, Gubernur Odesa Oleh Kiper mengatakan serangan drone pada malam hari menghantam fasilitas energi di wilayahnya dan memicu kebakaran. Api berhasil dipadamkan tanpa laporan korban tambahan.
Serangan terhadap sistem energi Ukraina hampir terjadi setiap hari. Rusia kerap membidik pembangkit listrik tenaga termal, gardu induk, jaringan transmisi listrik, hingga sektor gas.
Serangan ke fasilitas energi menjadi bagian penting dari invasi skala penuh yang dilancarkan Rusia ke Ukraina sejak Februari 2022.
Baca Juga: Eskalasi Serangan Rusia di Odesa: Infrastruktur Vital Ukraina Lumpuh?
Moskow menyatakan langkah ini ditujukan untuk melemahkan kemampuan Ukraina dalam melanjutkan perlawanan militernya.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)