kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Puluhan Rudal dan Drone Rusia Gempur Infrastruktur Energi Ukraina


Minggu, 22 Februari 2026 / 14:52 WIB
Puluhan Rudal dan Drone Rusia Gempur Infrastruktur Energi Ukraina
Bangunan tempat tinggal yang rusak di Kyiv akibat serangan drone dan rudal Rusia, di tengah serangan (REUTERS/Alina Smutko)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KYIV. Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina dengan puluhan drone tempur serta rudal balistik dan jelajah. Sasaran utama serangan kali ini adalah infrastruktur energi, kata militer dan pejabat setempat Ukraina, Minggu (22/2/2026).

Serangan semalam itu menghantam ibu kota Kyiv dan wilayah sekitarnya, pelabuhan Laut Hitam Odesa, serta sejumlah kawasan di Ukraina bagian tengah.

Gubernur wilayah Kyiv, Mykola Kalashnyk, menyebut sedikitnya satu orang terluka. Kerusakan tercatat di lima distrik, dengan lebih dari belasan rumah mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina, 300 Drone dan 37 Rudal Hantam Infrastruktur Energi!

Sementara itu, Gubernur Odesa Oleh Kiper mengatakan serangan drone pada malam hari menghantam fasilitas energi di wilayahnya dan memicu kebakaran. Api berhasil dipadamkan tanpa laporan korban tambahan.

Serangan terhadap sistem energi Ukraina hampir terjadi setiap hari. Rusia kerap membidik pembangkit listrik tenaga termal, gardu induk, jaringan transmisi listrik, hingga sektor gas.

Serangan ke fasilitas energi menjadi bagian penting dari invasi skala penuh yang dilancarkan Rusia ke Ukraina sejak Februari 2022. 

Baca Juga: Eskalasi Serangan Rusia di Odesa: Infrastruktur Vital Ukraina Lumpuh?

Moskow menyatakan langkah ini ditujukan untuk melemahkan kemampuan Ukraina dalam melanjutkan perlawanan militernya.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×