Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Ekspor gandum Rusia melalui jalur laut melonjak tajam pada Februari 2026. Data pengapalan dari sumber industri menunjukkan volume ekspor mencapai 3,2 juta ton, naik 32,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Kenaikan tersebut terutama didorong meningkatnya pengiriman dari pelabuhan utama Rusia di kawasan Laut Hitam. Jalur ini tetap menjadi tulang punggung ekspor gandum Rusia ke pasar global.
Sepanjang musim ekspor gandum yang dimulai setiap 1 Juli, total pengapalan melalui laut tercatat mencapai 36,1 juta ton. Meski demikian, angka tersebut masih turun sekitar 5,1% dibandingkan periode yang sama musim sebelumnya.
Baca Juga: Ekspor Gandum Rusia Lewat Laut Turun 16,4% pada Agustus 2025
Pengiriman dari terminal di Laut Hitam mencatat pertumbuhan paling besar. Volume ekspor dari kawasan ini naik 35,7% menjadi 2,7 juta ton pada Februari. Jalur ini merupakan rute utama distribusi gandum Rusia ke berbagai negara tujuan.
Sementara itu, pengiriman melalui terminal di Laut Kaspia yang sebagian besar memasok gandum Rusia ke Iran naik 32,8% menjadi sekitar 0,2 juta ton.
Pertumbuhan juga terjadi di terminal kawasan Timur Jauh Rusia. Volume pengapalan dari wilayah ini melonjak 62,9% menjadi sekitar 0,1 juta ton pada Februari.
Di sisi lain, pengiriman dari pelabuhan Laut Baltik justru menurun. Volume ekspor dari kawasan tersebut turun 19,2% menjadi sekitar 0,1 juta ton.
Baca Juga: Pendapatan Sektor Energi Rusia Anjlok 27% Meski Ekspor Minyak Meningkat
Secara keseluruhan, jalur laut menyumbang sekitar 90% dari total ekspor gandum Rusia, menjadikannya kanal distribusi paling vital bagi perdagangan komoditas tersebut ke pasar internasional.













