Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Sejumlah bank yang dipimpin oleh JPMorgan Chase mulai menawarkan pinjaman senilai US$ 5,75 miliar kepada investor untuk membantu pendanaan akuisisi perusahaan game Electronic Arts (EA). Informasi ini terungkap dari dokumen penawaran pinjaman yang dilihat oleh Reuters pada Senin (16/3/2026).
Pinjaman tersebut berbentuk term loan B dengan tenor tujuh tahun yang terdiri dari dua bagian, yaitu US$ 4 miliar dalam denominasi dolar AS dan € 1,531 miliar (setara sekitar US$ 1,75 miliar)
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kesepakatan akuisisi senilai US$ 55 miliar yang akan menjadikan Electronic Arts sebagai perusahaan tertutup (take-private). Akuisisi ini dilakukan oleh konsorsium investor yang melibatkan Public Investment Fund dari Arab Saudi, perusahaan investasi teknologi Silver Lake, serta Affinity Partners.
Baca Juga: IEA Siap Lepas Lebih Banyak Cadangan Minyak di Tengah Gejolak Timur Tengah
Selain term loan B, paket pembiayaan juga mencakup US$3,25 miliar term loan A, serta sekitar US$ 9 miliar utang lain, baik yang dijamin maupun tidak dijamin, dalam denominasi dolar dan euro.
Berdasarkan dokumen tersebut, bank-bank menawarkan pinjaman term loan B dengan harga diskon 98,5 sen per dolar. Suku bunganya bersifat mengambang, yaitu 350 hingga 375 basis poin di atas suku bunga acuan SOFR (Secured Overnight Financing Rate) untuk pinjaman dolar AS, dan Euribor (Euro Interbank Offered Rate) untuk pinjaman dalam euro.
Penawaran pinjaman ini dijadwalkan ditutup pada 23 Maret. Sementara itu, transaksi akuisisi Electronic Arts diperkirakan rampung pada Juni, sesuai pengumuman perusahaan pada September lalu.
Hingga saat ini, Electronic Arts belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait proses pembiayaan tersebut.













