kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.828   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.290   12,68   0,20%
  • KOMPAS100 823   1,98   0,24%
  • LQ45 628   1,98   0,32%
  • ISSI 216   -0,02   -0,01%
  • IDX30 348   1,10   0,32%
  • IDXHIDIV20 433   -0,28   -0,07%
  • IDX80 94   0,22   0,23%
  • IDXV30 119   -0,14   -0,12%
  • IDXQ30 112   0,14   0,12%

CEO GM Marry Barra Dikabarkan Hadiri Jamuan Makan Malam Kenegaraan Trump-Xi Jinping


Rabu, 23 September 2026 / 09:27 WIB
CEO GM Marry Barra Dikabarkan Hadiri Jamuan Makan Malam Kenegaraan Trump-Xi Jinping
ILUSTRASI. CEO General Motors Mary Barra (REUTERS/Evan Vucci)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - DETROIT. CEO General Motors Mary Barra diperkirakan akan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan yang diadakan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada hari Kamis untuk Presiden China Xi Jinping, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut. 

Hal ini terjadi di tengah peringatan dari produsen mobil AS agar tidak mengizinkan pabrikan China masuk ke pasar domestik, sementara Trump mengisyaratkan keterbukaan terhadap kemungkinan tersebut.

Mengutip Reuters, Rabu (23/9/2026), menurut sumber tersebut Barra tidak akan didampingi oleh CEO Stellantis Antonio Filosa, yang sedang berada di luar negeri. 

Ford menolak berkomentar mengenai apakah CEO Jim Farley akan menghadiri jamuan makan malam itu. Produsen mobil tersebut baru-baru ini mendapat kritik dari Menteri Transportasi AS Sean Duffy terkait kemitraan bisnisnya dengan perusahaan-perusahaan China.

Baca Juga: Bursa Asia Naik Enam Hari Beruntun Rabu (23/9), Reli Saham Teknologi Jadi Pendorong

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pemerintah AS telah menetapkan berbagai hambatan perdagangan dan kebijakan untuk mencegah masuknya produsen mobil China. 
Namun, baru bulan ini, presiden menyatakan kesediaannya untuk mengizinkan raksasa otomotif global tersebut masuk ke AS jika mereka mempekerjakan tenaga kerja Amerika di pabrik-pabrik mereka.

"Jika China ingin masuk dan membuka pabrik untuk memproduksi mobil mereka di sini, saya tidak keberatan," ujar Trump dalam sebuah wawancara di Fox News. 

Baca Juga: Disebut Donald Trump Negara Gagal, Delegasi Kuba Walk Out Saat Sidang Umum PBB

Para produsen mobil, pemasok, dan dealer utama merespons dengan mendesak Trump agar tetap menutup pasar bagi produsen mobil China.

Barra akan bergabung dengan sejumlah pemimpin industri dan teknologi dalam jamuan makan malam tersebut, termasuk para eksekutif dari Meta, Apple, Amazon, dan Tesla.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×