kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45670,77   -28,01   -4.01%
  • EMAS926.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

China akan melawan balik langkah terbaru AS yang meningkatkan tarif


Minggu, 25 Agustus 2019 / 13:44 WIB
China akan melawan balik langkah terbaru AS yang meningkatkan tarif
ILUSTRASI. Terminal petikemas di China

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Surat kabar terkemuka milik Partai Komunis China People's Daily memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa China akan melawan balik langkah terbaru AS yang meningkatkan tarif atas barang-barang impor dari China.

Hal itu diungkapkan People's Daily pada hari Minggu di tengah meningkatnya perang perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia tersebut.

Baca Juga: Jika tak hentikan perang dagang, China ingatkan konsekuensi yang harus ditanggung AS

"China yakin bahwa ia akan mengikuti jalannya sendiri dan melakukan hal-halnya sendiri dengan baik, dan tidak akan pernah goyah dalam sikapnya dalam melawan setiap provokasi oleh pihak AS," tulis surat kabar itu dalam komentarnya seperti dilansir Reuters, Minggu (25/8).

Surat kabar tersebut menulis bahwa politisi AS yang berusaha menghambat pembangunan ekonomi China, masih ingin menggunakan taktik untuk memberikan tekanan maksimum pada China yang telah mencapai beberapa hasil.

"Amerika Serikat tidak akan memenangkan perang dagang karena keadaan yang dihadapi para petani dan bisnisnya," tandas surat kabar tersebut.

China mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya sangat menentang keputusan Washington untuk mengenakan tarif tambahan atas barang-barang China senilai US$ 550 miliar dan memperingatkan Amerika Serikat akan konsekuensinya jika tidak mengakhiri "tindakan salah" nya.

Baca Juga: Akhir pekan dramatis: China umumkan tarif impor balasan, AS langsung membalas lagi

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Jumat bahwa Washington akan mengenakan bea tambahan 5% untuk barang-barang China, beberapa jam setelah Beijing mengumumkan tarif pembalasan terbaru atas barang-barang AS senilai sekitar US$ 75 miliar dalam langkah-langkah terkini dalam perdagangan bilateral mereka perselisihan.

Perang perdagangan AS-China yang semakin intensif memicu kekhawatiran tentang resesi ekonomi global.




TERBARU

Close [X]
×