kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

China: Belum mendengar ada kontak antara Tiongkok dan AS soal perang dagang


Selasa, 27 Agustus 2019 / 17:28 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump boleh mengklaim, bahwa China sudah menghubungi petinggi perdagangan negeri uang Sam untuk menyelesaikan perang dagang melalui meja perundingan.

Tapi, mengutip Reuters, Selasa (27/8), Kementerian Luar Negeri China menegaskan, mereka belum mendengar sama sekali, bahwa telah terjadi komunikasi melalui sambungan telepon baru-baru ini antara AS dan China terkait sengketa perdagangan.

Karena itu, Geng Shuang, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, mengatakan, Beijing meminta Washington untuk menghentikan tindakan yang salah dan menciptakan kondisi untuk melakukan pembicaraan.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri China keluar, setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyebutkan, sudah ada kontak dengan China terkait perdagangan tetapi menolak untuk mengatakan dengan siapa berbicara.

Baca Juga: Trump: China bersedia mengakhiri perang dagang lewat negosiasi

Di sela-sela KTT G7 di Biarritz, Prancis, Senin (26/8), Trump sempat memuji Presiden China Xi Jinping sebagai pemimpin besar. Dan, dia mengatakan, prospek pembicaraan penyelesaian perang dagang adalah perkembangan yang sangat positif bagi dunia.

"Tadi malam, China mengajak bertemu petinggi perdagangan kami dan berkata, 'mari kita kembali ke meja'. Jadi, kami akan kembali ke meja, dan saya pikir mereka ingin melakukan sesuatu," kata Trump seperti dikutip Reuters, Senin (26/8).

Menurut Trump, proses negosiasi antara negeri Paman Sam dan negeri tembok raksasa akan segera bergulir. "Saya pikir, kami akan memiliki kesepakatan," ujarnya yakin.

Baca Juga: Soal kesepakatan dagang, editor media China sebut Trump membual

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri China Liu He menyatakan, Tiongkok bersedia menyelesaikan perselisihan dagang dengan AS lewat negosiasi yang tenang, dan dengan tegas menentang eskalasi konflik.

"Kami percaya bahwa eskalasi perang dagang tidak menguntungkan bagi China, Amerika Serikat, atau untuk kepentingan rakyat dunia," tegas Liu saat berbicara dalam sebuah konferensi teknologi di Chongqing, China, Senin (26/8), seperti dikutip Reuters.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×