kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.900   24,00   0,13%
  • IDX 6.341   72,87   1,16%
  • KOMPAS100 829   7,06   0,86%
  • LQ45 629   3,55   0,57%
  • ISSI 219   2,88   1,33%
  • IDX30 352   0,97   0,28%
  • IDXHIDIV20 428   -0,79   -0,18%
  • IDX80 95   0,80   0,85%
  • IDXV30 118   0,24   0,20%
  • IDXQ30 112   0,01   0,01%

China lanjutkan pengembangan pesawat amfibi besar AG600, masuk fase manufaktur


Kamis, 18 Februari 2021 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. AG600 yang dikembangkan di dalam negeri China, pesawat amfibi terbesar di dunia, terlihat selama penerbangan perdananya di Zhuhai, provinsi Guangdong, China 24 Desember 2017. REUTERS/Stringer


Sumber: Xinhua | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pesawat amfibi dengan empat buah mesin WJ-6 turboprop ini memiliki kecepatan maksimum 560 km per jam dan mampu menempuh jarak hingga 4.500 km selama bertugas.

Dikutip dari Flight Global, pesawat ini juga mampu mengakses titik-titik terpencil di Laut China Selatan, termasuk Kepulauan Spratly yang menjadi rebutan beberapa negara.

AVIC selaku pengembang menjelaskan bahwa varian lebih lanjut mungkin saja dikembangkan untuk melakukan tugas seperti pengawasan maritim, deteksi sumber daya alam, hingga transportasi penumpang dan kargo.

Pengembangan Kunlong juga jadi satu dari tiga proyek pesawat besar yang disetujui oleh Dewan Negara China. Dua proyek lainnya adalah pesawat transportasi Xi'an Y-20 dan pesawat Comac C919.

Selanjutnya: Helikopter Z-20 buatan dalam negeri China mulai dikirim ke perbatasan Xinjiang




TERBARU

[X]
×