kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

China tersinggung Dalai Lama kunjungi Inggris


Minggu, 27 Mei 2012 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Masih menganggur? Buruan daftar lowongan kerja di BUMN Jasa Tirta I, ada 2 posisi


Reporter: Dyah Megasari,

LONDON. Pertemuan antara Perdana Menteri Inggris David Cameron dengan Dalai Lama memancing amarah seorang pemimpin parlemen China.

Wu Bangguo, ketua Parlemen China dilaporkan tersinggung atas pertemuan Inggris dengan pemimpin spiritual Tibet.

Semestinya orang nomor dua dalam sistem politik di China tersebut akan mengunjungi Inggris bulan Mei ini, tetapi rencana tersebut dibatalkan, seperti yang disampaikan seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

"Wu Bangguo tidak jadi datang karena tidak senang dengan pertemuan Inggris dengan Dalai Lama," ujar sumber tersebut kepada kantor berita AFP.

Pertemuan personal

Dalai Lama, peraih Nobel Perdamaian tahun 1989, mengunjungi London awal Mei untuk menerima dana sebesar £1,1 juta dari Templeton Prize. Dana itu rencananya akan digunakan untuk amal.

Pertemuannya dengan Cameron dan Wakil Perdana Menteri Nick Clegg dinilai cukup personal dan tidak berlangsung di kediaman resmi perdana menteri di Downing Street.

Meski demikian pertemuan tersebut langsung mendapat kritik dari China, yang menyebutnya sebagai sebuah penghinaan bagi orang-orang China. Pembatalan kunjungan tersebut dipandang sebagai pesan serius Beijing bagi London.

Pemimpin spiritual Tibet, yang meninggalkan kampung halamannya ke India pada tahun 1959 setelah kegagalan pemberontakan terhadap pemerintah China, mengumumkan tahun lalu bahwa dia telah mundur dari peran politik dan hanya akan fokus di tugas spiritual.

Beijing berulangkali menuduhnya mencoba untuk memisahkan Tibet dari China dan mendorong aksi demo di Tibet di kawasan Himalaya dengan membakar diri sendiri meskipun tuduhan ini dibantah Dalai Lama.

Sejumlah 34 warga Tibet, kebanyakan adalah biksu Budha dilaporkan membakar diri mereka sejak tahun 2011 sebagai bagian dari aksi protes ke Beijing.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×