kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45905,96   -2,48   -0.27%
  • EMAS935.000 1,08%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Corona di Italia melonjak, rumah sakit kewalahan tangani pasien


Kamis, 12 November 2020 / 07:18 WIB
Corona di Italia melonjak, rumah sakit kewalahan tangani pasien
ILUSTRASI. ilustrasi. Corona di Italia melonjak, rumah sakit kewalahan tangani pasien. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Naples. Pasien saspek corona di Naples, Italia, terus melonjak. Sejumlah rumah sakit dilaporkan kewalahan menangani pasien saspek corona dan terpaksa memberikan bantuan oksigen di luar ruangan.

Pemberian bantuan oksigen untuk pasien corona tersebut berlangsung di dalam mobil pribadi dan ambulan. Walhasil, antrean mobil dan ambulans mengular di Rumah Sakit Cotugno. . Pekerja medis di kota terbesar ketiga Italia itu mulai mengecek antrean, dan memberi oksigen bagi mereka yang kesulitan bernapas.

Antonio Abenante, warga di ibu kota Region Campania menuturkan dia sempat khawatir tidak akan bisa mendapatkan informasi soal kondisi ayahnya. Abenante mengungkapkan, ayahnya yang biasanya membalas pesannya kini tidak lagi merespons, sehingga dia memutuskan menelepon dokter. "Saya kemudian diberi tahu bahwa semua dokter yang berada di bangsal kini diisolasi karena mereka terkena Covid-19," ungkapnya.

Keadaan bertambah buruk bagi Abenante karena dokter yang menjawab teleponnya saat itu mengaku tidak tahu tentang kondisi ayahnya. Warga Naples lain, Elisa Esposito, mengatakan si ayah terinfeksi virus corona saat dirawat karena kondisi medis yang lain.

Baca juga: Hong Kong bakal tanpa parlemen, ini penyebabnya

Dia mengaku tidak bisa memahami bagaimana ayahnya bisa terpapar corona di bangsal yang seharusnya tidak menampung pasien Covid-19.  "Ini adalah situasi yang memalukan mengingat sistem kesehatan di sini sedang kolaps," keluhnya seperti dilansir Sky News Selasa (10/11/2020).

Kepala asosiasi dokter Italia Dr Filippo Anelli berujar, terdapat peluang tak ada cukup dokter jika kondisi ini terus berlangsung. Dr Anelli menjelaskan, secara statistik "Negeri Pizza" mempunyai 11.000 tempat tidur di ruang perawatan intensif seantero negara.

Meski begitu, Dr Anelli menyoroti bahwa saat ini, dokter anaestesi yang ada hanya bisa menampung setidaknya 5.000 pasien.  Saat ini, sebanyak 2.849 ruang perawatan intensif di semua rumah sakit sudah dipakai, di mana pemeritnah menambahkan lagi 100 pada Senin (9/11/2020).

Secara total sejak awal pandemi, saat ini Italia mencatatkan 960.373 kasus positif Covid-19 dengan 41.750 korban meninggal. Pada Senin, kementerian kesehatan setempat mengonfirmasi 25,271 kasus pasien virus corona dengan 356 di antaranya meninggal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "RS Kewalahan, Pasien Suspek Covid-19 di Italia Terima Oksigen Dalam Mobilnya",


Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Selanjutnya: Murah, lelang rumah sitaan bank, lokasi di Bekasi, Rp 190 juta luas 133 m2

 




TERBARU
Kontan Academy
(VIRTUAL) NEGOTIATION FOR EVERYONE Batch 2 Panduan cepat Strategi Pemasaran Berbasis KPI

[X]
×