kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Credit Suisse Kembali PHK 5.300 Karyawan


Kamis, 04 Desember 2008 / 18:36 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Didi Rhoseno Ardi

ZURICH. Seakan tak pernah berhenti, isu pemutusan hubungan kerja di sejumlah perusahaan finansial terus bergulir. Hari ini, Credit Suisse Group AG mengumumkan akan mem-PHK 5.300 pekerjanya. Jika dihitung, jumlah itu mencakup 11% dari total armada kerja Credit Suisse. Langkah ini terpaksa diambil bank terbesar kedua di Swiss ini setelah mengalami kerugian sebesar 3 miliar francs atau US$ 2,5 miliar dalam dua bulan pertama pada kuartal ini.

Sekitar 3.800 pemecatan akan dilakukan pada unit investment bank, sehingga jumlah pekerja di unit ini hanya sekitar 17.500 orang saja. Dengan adanya pemecatan ini, Credit Suisse dapat menghemat dana sebesar 2 miliar francs.

“Keputusan ini akan menjadikan posisi kami menjadi lebih baik di tengah kondisi pasar yang sangat labil ini,” jelas CEO Credit Suisse Brady Dougan.

Sebelumnya, pimpinan Credit Suisse, baik Dourgom Chairman Walter Kielholz dan Head of Investment Bank Paul Calello, sudah sepakat untuk tidak mengambil bonus tahun 2008 setelah mengalami kerugian mencapai 5,2 miliar francs sepanjang tahun ini.

Dengan adanya pengumuman hari ini, total karyawan Credit Suisse yang di-PHK sudah mencapai 7.390 orang. Sebagai perbandingan saja, karyawan UBS yang bernasib sama mencapai 9.000 pekerja.

Pada pukul 09.04 waktu Zurich, saham Credit Suisse turun 1,14 francs atau 4,1% menjadi 26,56 francs. Dengan demikian, sepanjang tahun ini, saham Credit Suisse sudah merosot 61%. Sementara sang rival utamanya,UBS AG, sahamnya sudah merosot sebesar 70% sepanjang tahun ini.




TERBARU

[X]
×