Reporter: Hari Widowati, BBC, WSJ | Editor: Uji Agung Santosa
MOSKOW. Musim panas tahun ini membawa bencana bagi Rusia. Kementerian Darurat Rusia menyebutkan, sekitar 34 orang tewas akibat gelombang kebakaran hutan yang terjadi akibat cuaca terpanas dalam 130 tahun terakhir.
Vladimir Stepanov, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Darurat, mengatakan ada 500 titik api baru yang tercatat secara nasional yang muncul Senin (2/8) lalu. Tetapi, sebagian besar sudah berhasil dipadamkan.
Minggu (1/8) lalu, ratusan titik api muncul di hutan-hutan dan ladang-ladang kering. Api menghanguskan wilayah seluas 129.000 hektare. Untunglah, upaya pemadaman berhasil mengurangi wilayah kebakaran seluas 280 ha.
Tim pemadam kebakaran mendapatkan bantuan dari masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Mereka memerangi api dengan pasir dan air yang diangkut dengan botol plastik besar.
Sejak akhir pekan lalu, kebakaran hutan mengancam Rusia Bagian Barat. Sekitar 77 kota rusak, bahkan hancur karena jilatan si jago merah.