kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Datangi lab Wuhan, tim WHO bahas teori konspirasi kebocoran virus dari laboratorium


Kamis, 04 Februari 2021 / 23:30 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Ben Embarek mengungkapkan, diskusi di WVI berguna untuk memahami posisi staf "sehubungan dengan banyak pernyataan dan klaim yang telah dilihat dan dibaca semua orang di berita".

Dia tampaknya menolak beberapa teori, menyebut sebagian besar spekulasi "skenario yang sangat baik untuk film dan serial yang bagus untuk tahun-tahun mendatang".

Ben Embarek juga menekankan, tim penyelidik WHO akan "mengikuti sains dan fakta" dalam mencapai kesimpulan mereka. "Jika kami mulai mengikuti dan mengejar hantu di sana-sini, kami tidak akan pernah pindah ke mana pun," tegasnya.

"Jadi, itu juga merupakan langkah penting sehingga kami juga dapat memahami dari mana asal cerita ini," sebut dia.

Baca Juga: Tim WHO tak mengesampingkan kemungkinan virus corona lolos dari laboratorium di Wuhan

"Dan kami mampu secara rasional menjelaskan, mengapa beberapa di antaranya benar-benar tidak rasional, mengapa beberapa di antaranya bisa masuk akal, dan mengapa beberapa di antaranya dapat dijelaskan atau tidak dijelaskan," kata Ben Embarek.

Tim penyelidik WHO mengunjungi lab P4 WVI, laboratorium keamanan maksimum pertama di Asia yang dilengkapi untuk menangani patogen Kelas 4 seperti Ebola.

Ben Embarek mengatakan, perjalanan ke Wuhan, yang akan selesai dalam minggu depan, tidak akan mengarah pada kesimpulan akhir tentang bagaimana virus berpindah dari hewan ke manusia.

"Kami tidak akan sampai pada pemahaman penuh akhir tentang asal-usul virus ini, tetapi ini akan menjadi langkah pertama yang baik," katanya.

"Ini akan menjadi cara terbaik yang sangat kuat dan jelas yang akan kami berikan untuk bagaimana bergerak maju," imbuh dia.

Selanjutnya: Tahap pertama, COVAX akan distribusi 337 juta vaksin secara global




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×