Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - MIAMI. Sedikitnya lima orang tewas setelah pesawat kargo Amazon Prime Air tergelincir dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat, Minggu (6/9/2026).
Pesawat dengan nomor penerbangan Prime Air 7598 itu keluar dari landasan pacu diagonal sekitar pukul 14.00 waktu setempat dan menabrak sejumlah kendaraan di darat.
Lima orang lainnya terluka dalam kecelakaan tersebut, termasuk tiga orang yang berada dalam kondisi kritis.
"Prioritas utama kami adalah keselamatan dan perawatan semua pihak yang terdampak," kata juru bicara Amazon Kelly Nantel dalam pernyataannya.
Baca Juga: Serangan AS-Iran Bikin Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok
Kepala Pemadam Kebakaran Miami-Dade Ray Jadallah mengatakan, sedikitnya dua orang terjebak di dalam kendaraan yang ditabrak pesawat.
Sementara itu, pilot dan kopilot juga terjebak di dalam pesawat setelah kecelakaan terjadi. Identitas para korban tewas belum diumumkan.
Lebih dari 60 unit penyelamat dengan sekitar 200 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas juga masih menangani kebocoran bahan bakar dari pesawat hingga Minggu sore.
Bandara sempat menghentikan seluruh penerbangan setelah kecelakaan, tetapi dua dari empat landasan pacu telah kembali dibuka pada malam harinya.
Pesawat tersebut merupakan Boeing 767-300 berusia 32 tahun yang berangkat dari San Juan, Puerto Riko. Menurut layanan pelacak penerbangan Flightradar24, pesawat melaju sekitar 112 knot atau 129 mil per jam ketika keluar dari landasan yang dapat digunakan.
Pesawat dioperasikan oleh maskapai kargo 21 Air untuk Amazon. 21 Air menyatakan akan mendukung penyelidikan pemerintah dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Baca Juga: Selain Malaysia & Singapura, Asap Kebakaran Hutan Indonesia Menyerbu 2 Negara Ini
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah mengirim tim yang dipimpin Ketua NTSB Jennifer Homendy untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.
NTSB dijadwalkan memberikan keterangan pers pertama terkait kecelakaan ini di Miami pada Senin (7/9).
Amazon menyatakan masih mengumpulkan informasi mengenai kecelakaan dan bekerja sama dengan otoritas setempat untuk mengetahui penyebab kejadian. Boeing dan 21 Air juga menyatakan siap mendukung proses investigasi.
Kecelakaan ini menambah catatan kecelakaan fatal yang melibatkan penerbangan kargo Amazon Prime Air.
Pada Februari 2019, Atlas Air Flight 3591, Boeing 767-300 yang beroperasi untuk Amazon Prime Air dalam penerbangan dari Miami menuju Houston, jatuh ke Trinity Bay, Texas. Tiga orang yang berada di dalam pesawat tersebut tewas.














