Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Gelombang serangan drone Ukraina kembali menghantam sejumlah wilayah Rusia pada Kamis (23/7/2026).
Otoritas Rusia melaporkan sedikitnya satu orang tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan di Semenanjung Krimea yang dikuasai Moskow, sementara fasilitas energi dan sejumlah lokasi sipil di wilayah lain juga menjadi sasaran.
Gubernur Krimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, mengatakan korban tewas merupakan warga sipil. Dari empat korban luka, dua di antaranya adalah anak-anak.
Baca Juga: Satu Orang Tewas dan 14 Luka-Luka Dalam Ledakan Pelabuhan Bandar Abbas, Iran
"Satu orang tewas dan empat lainnya terluka, termasuk dua anak-anak," ujar Aksyonov melalui Telegram.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Gubernur Ulyanovsk yang berada di sebelah timur Moskow melaporkan serangan drone Ukraina juga menghantam sebuah fasilitas energi di wilayahnya.
Serangan tersebut memicu kebakaran, meski belum ada rincian mengenai tingkat kerusakan maupun korban.
Sementara itu, wilayah Voronezh di Rusia juga menjadi target serangan pada malam hari. Gubernur Alexander Gusev menyebut sejumlah lokasi sipil terdampak dan beberapa warga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 223 drone Ukraina dalam semalam.
Baca Juga: Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Terbesar Rusia
Klaim tersebut disampaikan melalui kantor berita Rusia, namun belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan terbaru ini menunjukkan intensitas perang drone antara Rusia dan Ukraina masih terus meningkat, dengan sasaran yang semakin meluas hingga mencakup wilayah sipil dan infrastruktur penting di berbagai daerah Rusia.














