kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Rusia Gencarkan Serangan ke Pelabuhan Laut Hitam Ukraina, Tiga Orang Tewas


Sabtu, 18 Juli 2026 / 11:00 WIB
Rusia Gencarkan Serangan ke Pelabuhan Laut Hitam Ukraina, Tiga Orang Tewas
ILUSTRASI. Serangan Rusia ke Ukraina (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Rusia kembali meningkatkan serangan ke infrastruktur pelabuhan Ukraina di kawasan Laut Hitam pada Jumat (17/7/2026).

Serangan yang menyasar kota pelabuhan Odesa dan Mykolaiv itu menewaskan tiga orang serta merusak sejumlah kapal sipil berbendera asing, memperbesar tekanan terhadap jalur ekspor utama Ukraina di tengah perang yang masih berlangsung.

Kejaksaan wilayah Mykolaiv menyatakan serangan drone Rusia menghantam fasilitas pelabuhan dan merusak tiga kapal sipil berbendera asing.

Dua warga Ukraina yang berada di atas salah satu kapal dilaporkan tewas. Di Odesa, serangan terpisah menewaskan satu orang. Gubernur Odesa Oleh Kiper juga mengatakan serangan lanjutan menghantam kapal berbendera Kepulauan Marshall, memicu kebakaran dan melukai empat dari 17 awak kapal sebelum seluruh kru berhasil dievakuasi.

Baca Juga: Serangan Drone dan Rudal Rusia Hantam Ukraina, Tujuh Orang Tewas di Kharkiv

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pasukannya menyerang fasilitas pelabuhan Ukraina di Odesa dan Chornomorsk pada malam sebelumnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia meningkatkan serangan ke pelabuhan laut dalam Ukraina yang menjadi jalur utama ekspor gandum dan komoditas lainnya, sehingga mengganggu aktivitas perdagangan yang menjadi penopang penting perekonomian Ukraina selama perang.

"Serangan terhadap pelabuhan dan kapal sipil terus mengganggu jalur ekspor Ukraina serta meningkatkan risiko terhadap perdagangan di Laut Hitam."

Otoritas Pelabuhan Ukraina menyebut sepanjang Juli Rusia telah beberapa kali menyerang pelabuhan dan kapal sipil, menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk pekerja pelabuhan dan awak kapal asing.

Para pelaku pasar dan analis mengatakan rangkaian serangan tersebut menyebabkan pengiriman gandum sempat terhenti sebagian, sementara pembelian gandum di terminal pelabuhan hampir sepenuhnya berhenti.

Baca Juga: Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal dan Drone, 9 Orang Tewas, Puluhan Gedung Rusak

Di sisi lain, Ukraina terus melancarkan serangan terhadap aset logistik Rusia di Laut Hitam. Komandan Pasukan Sistem Nirawak Ukraina, Robert Brovdi, mengatakan pasukannya menyerang 12 kapal Rusia pada Jumat. Dengan tambahan itu, jumlah kapal Rusia yang diklaim telah diserang Ukraina di Laut Azov dan Laut Hitam sepanjang bulan ini mencapai 159 unit.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya telah menyerang 24 kapal yang digunakan militer Ukraina dalam sepekan terakhir.




TERBARU

[X]
×