Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - KAIRO. Dua serangan udara Israel pada Sabtu (11/4/2026) menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai sejumlah lainnya, menurut pejabat Kementerian Kesehatan Gaza.
Serangan pertama menghantam pos pemeriksaan polisi di kamp Bureij, Jalur Gaza bagian tengah, pada pagi hari dan menewaskan sedikitnya enam orang. Serangan kedua di Beit Lahiya menewaskan sedikitnya satu orang, kata pejabat tersebut.
Belum dapat dipastikan berapa banyak korban tewas dalam serangan di Bureij yang merupakan anggota kepolisian.
Baca Juga: Iran Bantah Klaim Trump Soal Kapal Ranjau Ditenggelamkan di Selat Hormuz
Militer Israel menyatakan serangan di Bureij dilakukan setelah anggota kelompok militan Hamas mendekati “garis kuning” yang membagi wilayah Gaza yang berada di bawah pendudukan Israel. Namun, pihak militer belum memberikan komentar terkait serangan di Beit Lahiya.
Sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada Oktober lalu, Israel beberapa kali dilaporkan menembaki orang-orang di sekitar garis demarkasi tersebut, dengan tuduhan bahwa mereka adalah militan yang mencoba melintas atau menyerang pasukan.
Menurut sumber medis dan kepolisian, serangkaian serangan Israel telah menewaskan puluhan anggota kepolisian yang dipimpin Hamas sejak Oktober. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya 25 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Gaza.
Israel dan Hamas sebelumnya menyepakati perjanjian yang dimediasi AS pada Oktober untuk menghentikan kekerasan di wilayah Palestina tersebut. Namun sejak itu, otoritas kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 700 orang tewas akibat serangan Israel, sementara Israel menyebut empat tentaranya tewas akibat serangan militan.













