kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pasar Kendaraan Listrik AS Lesu, GM-LG Perpanjang Temporary Layoff Pekerja


Jumat, 29 Mei 2026 / 22:23 WIB
Pasar Kendaraan Listrik AS Lesu, GM-LG Perpanjang Temporary Layoff Pekerja
ILUSTRASI. AUTOS-GM/INVESTMENT (REUTERS/Rick Wilking)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - DETROIT. Pabrik baterai kendaraan listrik di Ohio yang dimiliki bersama oleh General Motors dan LG Energy Solution kembali menunda pemanggilan ratusan pekerja di tengah masih lemahnya permintaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Amerika Serikat.

Dalam pernyataan kepada Reuters, perusahaan menyebut para pekerja di pabrik Ultium Cells di Warren, Ohio, kini dijadwalkan kembali bekerja pada Agustus 2026. Sebelumnya, mereka yang dirumahkan sementara sejak Januari dijanjikan akan kembali bekerja pada Juni 2026.

“Pekerja Ultium Cells Ohio yang saat ini berstatus temporary layoff diperkirakan akan kembali bekerja pada Agustus,” kata perusahaan dalam pernyataannya.

Baca Juga: Jelang Piala Dunia, Bandara Newark di New Jersey Meniadakan Petugas Imigrasi

Dalam pengumuman internal yang dilihat Reuters, perusahaan menyatakan keputusan menunda jadwal pemanggilan kembali didasarkan pada “analisis mendetail terhadap pasar kendaraan listrik” sepanjang tahun ini.

Ultium Cells, pemasok sel baterai untuk kendaraan listrik GM, sebelumnya mengumumkan akan merumahkan sementara sekitar 850 pekerja di fasilitas tersebut dan melakukan pemutusan hubungan kerja permanen terhadap 480 karyawan pada akhir tahun lalu.

Meski demikian, perusahaan telah memanggil kembali sejumlah kecil pekerja ke pabrik yang sempat dihentikan operasinya pada bulan ini.

Penurunan produksi EV juga terjadi di sejumlah produsen otomotif lain setelah insentif pajak federal AS sebesar US$7.500 untuk kendaraan listrik berakhir pada akhir September tahun lalu. Walaupun produsen otomotif masih memproduksi dan menjual EV, banyak perusahaan mulai menyesuaikan output pabrik agar sejalan dengan permintaan pasar yang melambat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×