Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Uni Eropa kembali mengalokasikan dana miliaran euro untuk mendukung Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. Kali ini, dana tersebut berasal dari bunga yang dihasilkan oleh aset milik bank sentral Rusia yang dibekukan sejak pecahnya perang.
Komisi Eropa pada Rabu (5/8/2026) mengumumkan akan menggunakan dana sebesar 1,4 miliar euro atau sekitar US$1,6 miliar untuk membantu Ukraina. Dana tersebut berasal dari bunga yang dihasilkan oleh aset Rusia yang dibekukan di wilayah Uni Eropa.
Komisi Eropa menjelaskan, dana tersebut telah ditransfer ke Uni Eropa pada 3 Agustus 2026. Sumber dana berasal dari bunga atas saldo kas yang merupakan bagian dari aset Bank Sentral Rusia yang dibekukan setelah Moskow melancarkan invasi ke Ukraina.
Baca Juga: Honda Naikkan Proyeksi Laba 30% Setelah Kinerja Kuartalan Melonjak
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa Rusia harus bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan akibat perang di Ukraina.
"Rusia harus membayar atas kehancuran yang telah ditimbulkannya. Dan kami menggunakan hasil dari aset Rusia yang dibekukan untuk memastikan hal itu terjadi," ujar Ursula von der Leyen dalam pernyataannya.
"Kami kembali menyediakan dana sebesar 1,4 miliar euro untuk Ukraina. Dana ini akan mendukung perlawanan Ukraina yang terus berlanjut terhadap perang ilegal yang dilancarkan Rusia," tambahnya.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
