Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Bank Dunia (World Bank) telah memperbarui klasifikasi pendapatan negara di dunia untuk tahun fiskal 2027. Mari simak posisi Indonesia di antara negara-negara ASEAN.
Berdasarkan klasifikasi terbaru Bank Dunia, Indonesia masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income). Posisi ini menempatkan Indonesia sejajar dengan Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Namun, posisi itu masih satu tingkat di bawah Singapura dan Brunei Darussalam yang telah berstatus negara berpendapatan tinggi (high income).
Klasifikasi tersebut didasarkan pada pendapatan nasional bruto (Gross National Income atau GNI) per kapita yang dihitung menggunakan metode Atlas.
Metode ini mengonversi mata uang lokal ke dolar AS sekaligus mengurangi dampak fluktuasi nilai tukar sehingga hasilnya lebih konsisten untuk membandingkan tingkat pendapatan antarnegara.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Utang Pemerintah Terbesar 2026: AS Nomor 1, Indonesia Ke-19
Daftar Negara ASEAN Berdasarkan Pendapatan Bank Dunia
Dalam pembaruan tahun fiskal 2027 yang dirilis pada April 2026 lalu, Bank Dunia membagi negara ke dalam empat kelompok pendapatan, yakni high income, upper-middle income, lower-middle income, dan low income.
Di kawasan ASEAN, hanya dua negara yang berhasil masuk kategori high income, yaitu Singapura dan Brunei Darussalam.
Sementara itu, Indonesia tergabung dalam kelompok upper-middle income bersama Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Kelompok ini dihuni negara-negara dengan GNI per kapita antara US$4.636 hingga US$14.375.
Sementara itu, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor-Leste masih berada dalam kelompok lower-middle income dengan GNI per kapita berkisar US$1.176 hingga US$4.635.
Berikut daftar negara ASEAN berdasarkan kelompok pendapatan Bank Dunia:
| Negara | Kelompok Pendapatan |
|---|---|
| Singapura | High income |
| Brunei Darussalam | High income |
| Indonesia | Upper-middle income |
| Malaysia | Upper-middle income |
| Thailand | Upper-middle income |
| Filipina | Upper-middle income |
| Vietnam | Upper-middle income |
| Kamboja | Lower-middle income |
| Laos | Lower-middle income |
| Myanmar | Lower-middle income |
| Timor-Leste | Lower-middle income |
Dalam klasifikasi terbaru tersebut, tidak ada satu pun negara ASEAN yang masuk kategori negara berpendapatan rendah (low income).
Baca Juga: Gaji Guru Singapura Naik 9%, Bandingkan dengan Gaji Guru PNS & PPPK Indonesia
Apa Arti Posisi Indonesia?
Masuknya Indonesia ke kelompok upper-middle income menunjukkan bahwa perekonomian nasional telah berada di level menengah atas menurut standar Bank Dunia.
Indonesia masih perlu meningkatkan pendapatan per kapitanya untuk bisa bergabung dengan Singapura dan Brunei Darussalam di kelompok negara berpendapatan tinggi.
Secara global, Indonesia juga berada dalam kelompok yang sama dengan sejumlah negara berkembang besar lainnya, seperti China, Brasil, Meksiko, Turki, Afrika Selatan, dan Argentina.
Cara Bank Dunia Menentukan Kelompok Pendapatan
Bank Dunia membagi negara ke dalam empat kelompok pendapatan berdasarkan GNI per kapita menggunakan metode Atlas. Untuk tahun fiskal 2027, batas setiap kelompok adalah sebagai berikut:
| Kelompok Pendapatan | GNI per Kapita (Tahun Fiskal 2027) |
|---|---|
| High income | Di atas US$14.375 |
| Upper-middle income | US$4.636 - US$14.375 |
| Lower-middle income | US$1.176 - US$4.635 |
| Low income | Hingga US$1.175 |
Bank Dunia mencatat terdapat 64 negara yang masuk kategori berpendapatan tinggi, 59 negara berpendapatan menengah atas, 46 negara berpendapatan menengah bawah, dan 25 negara berpendapatan rendah.
Lembaga tersebut juga menyoroti bahwa sebagian besar negara berpendapatan tinggi berada di Amerika Utara, Eropa, Asia Timur, dan Oseania.
Sebaliknya, negara berpendapatan rendah masih didominasi kawasan Afrika Sub-Sahara yang menghadapi tantangan seperti konflik, keterbatasan infrastruktur, kapasitas industri yang rendah, hingga kerentanan terhadap perubahan iklim dan gejolak harga komoditas.
Baca Juga: Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, 19 Orang Meninggal













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
