kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.073   -37,00   -0,20%
  • IDX 6.045   5,75   0,10%
  • KOMPAS100 791   2,00   0,25%
  • LQ45 600   1,47   0,25%
  • ISSI 209   -0,58   -0,28%
  • IDX30 339   0,56   0,17%
  • IDXHIDIV20 422   0,05   0,01%
  • IDX80 90   0,18   0,20%
  • IDXV30 115   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 109   0,12   0,11%

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kapal Ranjau Ditenggelamkan di Selat Hormuz


Sabtu, 11 April 2026 / 21:22 WIB
Iran Bantah Klaim Trump Soal Kapal Ranjau Ditenggelamkan di Selat Hormuz
ILUSTRASI. Kapal di Teluk dekat Selat Hormuz (REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (11/4/2026) di media sosial bahwa militer AS telah mulai membersihkan Selat Hormuz dan bahwa seluruh kapal peletak ranjau milik Iran telah ditenggelamkan.

“Sekarang kami mulai proses membersihkan Selat Hormuz,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, seraya menambahkan bahwa semua 28 kapal pembawa ranjau Iran juga telah berada di dasar laut.

Beberapa menit sebelum unggahan tersebut, laporan mulai muncul mengenai keberadaan kapal-kapal angkatan laut AS di kawasan selat strategis itu. Seorang jurnalis Axios, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, menyebutkan bahwa sejumlah kapal AS telah melintasi selat pada Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga: Trump Klaim AS Bersihkan Selat Hormuz, Kapal Iran Ditenggelamkan

Namun, media pemerintah Iran kemudian melaporkan adanya bantahan dari seorang pejabat militer Iran terkait klaim tersebut.

Trump sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa pasukan AS telah menghancurkan angkatan laut dan angkatan udara Iran, serta melumpuhkan program rudal balistik dan nuklir negara tersebut.

Di tengah meningkatnya ketegangan, ancaman serangan Iran terhadap jalur pelayaran selama beberapa pekan terakhir disebut telah menyebabkan gangguan serius di Selat Hormuz jalur penting bagi pasokan minyak global bahkan disebut secara efektif menutup selat tersebut dan mengguncang pasar energi dunia.

Harga bensin di Amerika Serikat dilaporkan ikut naik, meskipun sebagian besar minyak yang melewati jalur tersebut tidak menuju ke AS.

Di sisi lain, perwakilan Amerika Serikat dan Iran mulai menggelar pembicaraan yang difasilitasi Pakistan di Islamabad pada Sabtu, di tengah gencatan senjata yang masih rapuh dalam konflik kedua negara.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×