Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (11/4/2026) mengklaim militer AS telah mulai membersihkan Selat Hormuz dan bahwa seluruh kapal pemasang ranjau milik Iran telah ditenggelamkan.
“Sekarang kami mulai proses membersihkan Selat Hormuz,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform media sosial, namun tidak disertai rincian tambahan mengenai operasi militer yang dimaksud.
Baca Juga: Hotel Mewah Serena di Islamabad Jadi Lokasi Pembicaraan Damai AS–Iran
Reuters melaporkan pernyataan itu sebagai klaim dari Trump dalam konteks meningkatnya ketegangan terkait jalur pelayaran strategis tersebut.
Dalam laporan Reuters yang lain menurut data pelayaran, dua kapal tanker minyak milik China telah melintas melalui Selat Hormuz.
Dua supertanker minyak milik China melintasi Selat Hormuz pada Sabtu (11/4/2026), menurut data pelayaran LSEG, dan disebut sebagai kapal pertama yang keluar dari Teluk Timur Tengah sejak kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tercapai awal pekan ini.
Kedua kapal jenis Very Large Crude Carrier (VLCC), Cospearl Lake dan He Rong Hai, diketahui disewa oleh Unipec, unit perdagangan dari Sinopec—perusahaan penyulingan minyak terbesar di Asia.
Data menunjukkan kedua kapal memasuki dan keluar dari rute “Hormuz Passage trial anchorage” yang melewati jalur di luar Pulau Larak, Iran.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional, dan menjadi salah satu rute terpenting bagi perdagangan minyak global.
Baca Juga: Trump Bakal Tindak Jaringan Birth Tourism Demi Dapat Kewarganegaraan AS













