kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.048   46,00   0,26%
  • IDX 5.299   20,06   0,38%
  • KOMPAS100 683   2,78   0,41%
  • LQ45 534   3,29   0,62%
  • ISSI 180   0,84   0,47%
  • IDX30 299   1,78   0,60%
  • IDXHIDIV20 392   3,06   0,79%
  • IDX80 79   0,44   0,57%
  • IDXV30 109   0,99   0,92%
  • IDXQ30 99   0,85   0,86%

Defisit Perdagangan Barang AS Melonjak ke US$ 132,6 Miliar


Rabu, 30 September 2026 / 22:46 WIB
Defisit Perdagangan Barang AS Melonjak ke US$ 132,6 Miliar
ILUSTRASI. Dolar AS (REUTERS/Feisal Omar)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan data awal, defisit perdagangan barang Amerika Serikat (AS) melebar menjadi US$ 132,6 miliar pada Agustus 2026 dari US$ 118,9 miliar pada bulan Juli. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Rabu (30/9), angka ini merupakan defisit terbesar sejak Maret 2025, saat selisihnya mencapai rekor US$ 158,7 miliar dan jauh melampaui perkiraan pasar yang memprediksi defisit sebesar US$ 115 miliar. 

Impor naik 5,5% dari bulan sebelumnya ke level tertinggi dalam 17 bulan sebesar US$ 336,1 miliar, didorong oleh lonjakan 16,6% pada pengiriman masuk pasokan industri, sementara impor barang modal, yang mencakup komputer, semikonduktor, dan peralatan telekomunikasi, juga naik 4%. 

Di sisi lain, ekspor meningkat 1,9% menjadi US$ 203,4 miliar, mengakhiri tren penurunan selama tiga bulan berturut-turut, dengan peningkatan pada pengiriman keluar pasokan industri (8,3%) dan barang modal (2%). Namun, ekspor kendaraan otomotif turun 6,9%. 

Defisit perdagangan ini berfluktuasi karena konflik di Timur Tengah telah mendorong permintaan global terhadap produk minyak bumi AS, sementara perusahaan-perusahaan Amerika menimbun barang dan material untuk mengantisipasi gangguan rantai pasok.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×