kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.697   111,00   0,63%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

China Komitmen Beli Produk Pertanian AS Senilai US$ 17 Miliar hingga 2028


Senin, 18 Mei 2026 / 10:17 WIB
China Komitmen Beli Produk Pertanian AS Senilai US$ 17 Miliar hingga 2028
ILUSTRASI. China sepakat membeli produk pertanian AS senilai US$ 17 miliar hingga 2028. Ini sinyal positif pemulihan hubungan dagang yang sempat memburuk. (REUTERS/Evan Vucci)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah China berkomitmen membeli produk pertanian dari Amerika Serikat senilai sedikitnya US$ 17 miliar pada periode 2026 hingga 2028. Komitmen tersebut diumumkan Gedung Putih dalam lembar fakta yang dirilis pada Minggu (17/5/2026).

Gedung Putih menyebutkan kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan lalu.

Nilai komitmen sebesar US$ 17 miliar tersebut tidak termasuk pembelian kedelai yang telah disepakati China pada Oktober 2025.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal pemulihan hubungan dagang kedua negara setelah perdagangan produk pertanian AS ke China mengalami penurunan tajam akibat perang tarif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Bursa Asia Berguguran Senin (18/5), Harga Minyak dan Obligasi Global Kompak Melonjak

Berdasarkan data Departemen Pertanian AS, ekspor produk pertanian Amerika ke China anjlok 65,7% secara tahunan menjadi hanya US$ 8,4 miliar pada 2025. Penurunan tersebut dipicu kebijakan tarif balasan antara kedua negara yang membatasi arus perdagangan.

Ketergantungan China terhadap produk pertanian AS juga terus menyusut sejak masa jabatan pertama Donald Trump. Pada 2024, sekitar 20% impor kedelai China berasal dari AS, turun signifikan dibandingkan 41% pada 2016.

Selain komitmen pembelian produk pertanian, Gedung Putih menyatakan China akan bekerja sama dengan regulator AS untuk mencabut penangguhan terhadap fasilitas daging sapi Amerika dan melanjutkan impor unggas dari negara bagian AS yang dinyatakan bebas flu burung.

Baca Juga: Rupiah Terpuruk ke Rekor Terendah, Mata Uang Asia Kompak Melemah terhadap Dolar AS

Di sisi lain, AS dan China juga sepakat membentuk Dewan Perdagangan AS-China serta Dewan Investasi AS-China. Pembentukan lembaga tersebut bertujuan memperkuat komunikasi ekonomi bilateral dan menyelesaikan berbagai hambatan akses pasar, khususnya untuk produk pertanian.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi sebelumnya menyatakan bahwa kedua negara akan memperluas perdagangan dalam kerangka penurunan tarif timbal balik.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×