kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.160   110,00   0,61%
  • IDX 5.349   -246,10   -4,40%
  • KOMPAS100 699   -37,62   -5,11%
  • LQ45 532   -25,70   -4,61%
  • ISSI 185   -9,21   -4,73%
  • IDX30 302   -14,03   -4,44%
  • IDXHIDIV20 376   -16,03   -4,09%
  • IDX80 80   -4,05   -4,83%
  • IDXV30 102   -4,42   -4,14%
  • IDXQ30 98   -4,54   -4,44%

UPDATE-GFZ Mutakhirkan Gempa Mindanao Jadi M 7,8, Waspadai Gelombang Tsunami 1 Meter


Senin, 08 Juni 2026 / 08:04 WIB
UPDATE-GFZ Mutakhirkan Gempa Mindanao Jadi M 7,8, Waspadai Gelombang Tsunami 1 Meter
ILUSTRASI. Ilustrasi Gempa Bumi (DOK/Shutterstock)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Peringatan tsunami resmi dikeluarkan oleh sejumlah otoritas internasional setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang lepas pantai Mindanao, Filipina Selatan, pada Senin (8/6/2026).

Melansir Reuters, Pusat Riset Ilmu Kebumian Jerman (GFZ) melaporkan bahwa gempa ini merupakan gempa dangkal dengan kedalaman pusat gempa hanya 10 kilometer (6,2 mil) di bawah permukaan laut.

Baca Juga: Mindanao Filipina Diguncang Gempa M 8,2, BMKG Indonesia Rilis Peringatan Tsunami

Menyikapi skala gempa yang besar, badan geofisika Filipina dan negara tetangga, Indonesia, kompak mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi wilayah pesisir yang rentan.

Sebelumnya, GFZ sempat mengukur kekuatan gempa berada di magnitudo 8,2 sebelum akhirnya dimutakhirkan menjadi 7,8.

Di sisi lain, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (U.S. Tsunami Warning System) juga menyatakan adanya ancaman bahaya tsunami yang nyata dari aktivitas seismik ini.

Perbedaan Data Magnitudo Lembaga Geofisika

Seperti umumnya terjadi pada fase awal gempa besar, beberapa lembaga seismologi merilis perhitungan magnitudo yang bervariasi:

  • GFZ (Jerman): Mengukur kekuatan gempa pada Magnitudo 7,8 (revisi dari M 8,2).
  • BMKG (Indonesia): Mencatat kekuatan gempa sebesar Magnitudo 7,7.
  • Phivolcs (Filipina): Menetapkan gempa pada Magnitudo 7,0 dan memperingatkan potensi gelombang tsunami setinggi di atas 1 meter (1 yard) yang bisa terus menerus menghantam pesisir selama beberapa jam.

Baca Juga: Dolar AS Makin Garang Senin (8/6), Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Naik ke 70%

Dampak Guncangan di Filipina dan Indonesia

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur skala besar maupun jatuhnya korban jiwa di kedua negara. Namun, guncangan hebat dilaporkan memicu kepanikan massal.

Benjie Ancheta, Kepala Polisi Kota Alabel di wilayah Sarangani Filipina mengungkapkan bahwa dinding gedung kepolisian setempat langsung mengalami keretakan akibat gempa. Peristiwa tersebut terjadi tepat saat jajarannya sedang menggelar upacara bendera senin pagi.

"Ini adalah gempa bumi terkuat yang pernah kami rasakan di wilayah ini," ujar Ancheta saat dihubungi Reuters melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Cara Beli Saham IPO SpaceX untuk Investor Ritel, Simak Panduannya

Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun beberapa warga sempat pingsan akibat syok berat akibat kuatnya tremor.

Dampak guncangan juga menjalar kuat lintas negara. Sejumlah saksi mata di Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia, melaporkan bahwa getaran gempa terasa sangat kuat dan membuat warga sempat berlarian ke luar ruangan.

Secara geologis, wilayah Filipina dan Indonesia berada di zona tektonik yang sangat kompleks. Kedua negara dilewati oleh jalur "Cincin Api Pasifik" (Pacific Ring of Fire), sebuah sabuk seismik paling aktif di dunia yang membentang dari ujung Amerika Selatan hingga wilayah Far East di Rusia, menjadikannya sangat rawan terhadap aktivitas gempa bumi dan tsunami pemutus.




TERBARU

[X]
×