kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Dengan 23 roket, China mengaku sanggup mencegah asteroid raksasa jatuh ke Bumi


Minggu, 11 Juli 2021 / 07:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Lebih lanjut, sang profesor menjelaskan bahwa teori fisika sederhana seharusnya memang bisa menjelaskan metode tersebut. Namun, untuk saat ini misi semacam itu perlu dipelajari lebih detail.

Para ilmuwan juga berpendapat bahwa mengubah jalur asteroid memiliki risiko yang lebih rendah bagi Bumi dibandingkan dengan menghancurkannya, karena sisa-sisanya bisa mengotori atmosfer.

Bukan hanya China, antara akhir 2021 hingga awal 2022, Amerika Serikat juga akan meluncurkan pesawat ruang angkasa robotik untuk mencegat dua asteroid yang relatif dekat dengan Bumi.

Satu tahun setelahnya, pesawat ruang angkasa NASA akan mendarat di salah satu asteroid untuk melihat seberapa banyak perubahan lintasan yang terjadi.

Jika semuanya berjalan lancar, ini akan menjadi percobaan pertama umat manusia untuk mengubah arah benda langit.

Selanjutnya: NASA berencana meluncurkan sepasang misi ke Venus antara tahun 2028-2030




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×