kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.942   25,00   0,15%
  • IDX 9.080   4,20   0,05%
  • KOMPAS100 1.258   1,74   0,14%
  • LQ45 890   0,74   0,08%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 454   1,59   0,35%
  • IDXHIDIV20 538   5,03   0,94%
  • IDX80 140   0,07   0,05%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,71   0,49%

Dengan 23 roket, China mengaku sanggup mencegah asteroid raksasa jatuh ke Bumi


Minggu, 11 Juli 2021 / 07:20 WIB
Dengan 23 roket, China mengaku sanggup mencegah asteroid raksasa jatuh ke Bumi


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Lebih lanjut, sang profesor menjelaskan bahwa teori fisika sederhana seharusnya memang bisa menjelaskan metode tersebut. Namun, untuk saat ini misi semacam itu perlu dipelajari lebih detail.

Para ilmuwan juga berpendapat bahwa mengubah jalur asteroid memiliki risiko yang lebih rendah bagi Bumi dibandingkan dengan menghancurkannya, karena sisa-sisanya bisa mengotori atmosfer.

Bukan hanya China, antara akhir 2021 hingga awal 2022, Amerika Serikat juga akan meluncurkan pesawat ruang angkasa robotik untuk mencegat dua asteroid yang relatif dekat dengan Bumi.

Satu tahun setelahnya, pesawat ruang angkasa NASA akan mendarat di salah satu asteroid untuk melihat seberapa banyak perubahan lintasan yang terjadi.

Jika semuanya berjalan lancar, ini akan menjadi percobaan pertama umat manusia untuk mengubah arah benda langit.

Selanjutnya: NASA berencana meluncurkan sepasang misi ke Venus antara tahun 2028-2030




TERBARU

[X]
×