kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,58   5,98   0.78%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Depkes Singapura lakukan karantina 2.593 warga, 1.421 orang sudah dipulangkan


Kamis, 20 Februari 2020 / 11:01 WIB
Depkes Singapura lakukan karantina 2.593 warga, 1.421 orang sudah dipulangkan
ILUSTRASI. Turis di Singapura mengenakan masker. REUTERS/Feline Lim

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura (Ministry of Health/MOH) merilis data terbaru mengenai kasus virus corona di Negeri Singa itu. Mengutip situs resminya, dilaporkan ada lima kasus infeksi COVID-19 yang telah keluar dari rumah sakit hari ini.

Dengan demikian, secara keseluruhan, sudah ada 34 kasus pasien virus corona yang telah pulih sepenuhnya dari infeksi dan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Hingga saat ini, dari 50 kasus yang dikonfirmasi yang masih di rumah sakit, sebagian besar dalam kondisi stabil atau membaik. "Sementara, empat orang dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif,@ tambah MOH.

Baca Juga: Update Corona: Terjangkit 75.674, meninggal 2.126, sembuh 16.326 (20/2-09.30 WIB)

Pengumuman penting lainnya, per hari ini, Departemen Kesehatan telah mengidentifikasi 2.593 kontak dekat yang telah dikarantina. Dari jumlah tersebut, 1.172 saat ini dikarantina, dan 1.421 telah menyelesaikan karantina mereka.

Kendati demikian, pada pukul 12 p.m waktu Singapura, MOH telah mengonfirmasi dan memverifikasi tiga kasus tambahan infeksi virus corona di Singapura.

Baca Juga: Menang lawan virus corona, Xi Jinping optimistis capai target ekonomi tahun ini

"Dari jumlah tersebut, satu kasus terkait dengan The Life Church and Missions Singapore dan satu lainnya terhubung dengan Grace Assembly of God," demikian penjelasan MOH. 

Terkait hal itu, Departemen Kesehatan Singapura melakukan pelacakan kontak dari kasus yang terdeteksi untuk melihat keterkaitan ke kasus-kasus sebelumnya atau riwayat perjalanan ke Tiongkok.

Baca Juga: Hanya untuk yang bermasker: Kasino Makau dibuka kembali setelah suspensi virus corona

"Pelacakan kontak untuk kasus yang dikonfirmasi sedang berlangsung. Setelah diidentifikasi, Depkes akan memonitor semua kontak yang dekat. Sebagai tindakan pencegahan, mereka akan dikarantina selama 14 hari dari paparan terakhir mereka kepada pasien," demikian penjelasan Depkes seperti yang dikutip Kontan. 

Selain itu, semua kontak teridentifikasi lainnya yang memiliki risiko rendah terinfeksi akan berada di bawah pengawasan aktif, dan akan dihubungi setiap hari untuk memantau status kesehatan mereka.

Baca Juga: Mata uang Singapura diramal akan anjlok ke level terendah 2017, ini penjelasannya

Untuk menghindari penyebaran virus corona, warga Singapura disarankan untuk menunda semua perjalanan ke Provinsi Hubei dan semua perjalanan yang tidak penting ke China Daratan.

 



TERBARU

[X]
×