kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Der Spiegel tulis Israel menyadap John Kerry


Senin, 04 Agustus 2014 / 08:56 WIB
ILUSTRASI. Petugas BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) AL-Barokah melayani masyarakat yang melakukan pinjaman untuk hajatan di Desa Gambor, Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/11/2018). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/ama.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pada Minggu (3/8) kemarin, majalah Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa Israel dan setidaknya satu agen intelijen lainnya menyadap telepon Menteri Luar Negeri AS John Kerry pada tahun lalu. Pada saat itu, Kerry tengah bernegosiasi dengan sejumlah pemimpin di Timur Tengah untuk membicarakan perdamaian.

Majalah itu mengutip sejumlah sumber dari beberapa lingkaran dalam intelijen. Sumber tersebut menyatakan, meski Kerry memiliki saluran yang aman di kediamannya di Georgetown, namun terkadang dia menggunakan jaringan telepon biasa yang dapat didengar oleh agen intelijen negara lain.

"Sejumlah percakapan yang disadap didengar setidaknya oleh dua badan  intelijen, termasuk Israel. Ada kemungkinan, Rusia dan China juga ikut mendengarkan," tulis majalah tersebut.

Der Spiegel juga mengatakan bahwa Israel mengetahui dengan jelas apa yang dibicarakan Kerry dengan pihak lawan bicaranya. Kerry, lanjut majalah itu, menyadari risiko tersebut. Namun, dia menginginkan hasil positif dan percakapan personal sangat penting baginya dibandingkan keamanan percakapannya.

Menurut Der Spiegel, Israel dan Kementerian Luar Negeri AS di Washington tak berkomentar atas laporan tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×