kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Di Paruh Pertama Tahun ini, Total Investasi Malaysia US$ 37 Miliar


Rabu, 04 September 2024 / 13:35 WIB
Di Paruh Pertama Tahun ini, Total Investasi Malaysia US$ 37 Miliar
ILUSTRASI. Sejumlah warga melewati menara kembar Petronas (KLCC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (10/10/2022) malam. Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Ismail Sabri Yaakob mengumumkan pembubaran Parlemen Malaysia ke-14 di Putrajaya siang tadi seusai mendapat persetujuan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. Malaysia bakal mengadakan Pemilu Umum ke-15 (PRU15) dalam waktu 60 hari setelah pembubaran dilakukan. ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman/wsj.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Malaysia menyetujui investasi sebesar 160 miliar ringgit setara dengan US$ 36,8 miliar pada paruh pertama tahun 2024. Data Otoritas Pengembangan Investasi Malaysia alias Malaysian Investment Development Authority (MIDA) pada hari Rabu mengatakan, nilai investasi tersebut naik 18% dari periode yang sama tahun lalu.

"Dari jumlah tersebut, investasi domestik mencapai 85,4 miliar ringgit, sementara investasi asing senilai 74,6 miliar ringgit," kata MIDA dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Songsong Indonesia Maju, Pembangunan Kereta Api Sudah di Jalur Tepat

Menurut data MIDA, sektor jasa dan manufaktur menarik sebagian besar investasi. Yang paling menarik dana layanan real estat dan subsektor informasi dan komunikasi, bersama dengan manufaktur listrik dan elektronik.

Austria menjadi sumber utama investasi asing selama periode Januari-Juni sebesar 30,1 miliar ringgit, diikuti oleh Singapura sebesar 16,5 miliar ringgit, China sebesar 9,8 miliar ringgit, dan Belanda sebesar 4 miliar ringgit, kata MIDA.

Menteri Perdagangan Tengku Zafrul Aziz mengatakan Malaysia ingin membangun daya tariknya sebagai pusat manufaktur dan jasa regional untuk menarik investasi berkualitas tinggi.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×