kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Diancam Korut, AS kirim jet tempur ke Korsel


Senin, 01 April 2013 / 11:34 WIB
ILUSTRASI. Warga berada di kawasan Malioboro saat uji coba Semi Pedestrian jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (3/11/2020). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah berawan hingga hujan petir, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.


Sumber: BBC | Editor: Asnil Amri

SEOUL. Memanasnya kondisi di semenanjung Korea membuat gerah Amerika Serikat (AS) selaku sekutu dari Korea Selatan. Sebelumnya, Korea Utara mengancam untuk menembakkan nuklirnya ke Hawai, AS.

AS menyatakan, mengirim pesawat tempur F-22 ke Korea Selatan sekaligus untuk melakukan latihan militer bersama. AS juga telah membawa pesawat pengebom B-52 dan juga pesawat siluman yang terbang di atas wilayah Korea.

Sebelumnya, Korea Utara menyatakan, saat ini pihaknya dalam kondisi siap perang dengan Korsel. Negara Komunis itu mengaku marah dengan sanksi yang diberikan PBB setelah pihaknya melakukan uji coba nuklirnya bulan Februari lalu.

Selain itu, Korea Utara juga berang sehubungan adanya latihan militer bersama antara AS-Korea Selatan. Menanggapi hal itu, Korea Utara mengancam akan menyerang AS dan juga Korea Selatan.

Perlu diketahui, jet tempur F-22 milik AS diterbangkan dari Jepang ke Korea Selatan dan berada dui pangkalan Udara Osan hari Minggu.

"Dengan ancaman atau provokasi akan mengucilkan Korea Utara dan merusak upaya internasional untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di Asia Timur Laut," kata komando militer AS di Korea Selatan dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Reuters .

Pada bulan Maret, AS telah dikerahkan baik B-2 dan B-52 pesawat, yang juga memiliki kemampuan nuklir. ”kemampuan pesawat untuk memberikan pencegahan di wilayah sekutu kami di Asia-Pasifik," terang pernyataan tersebut.

Pada pertemuan tingkat tinggi yang terjadi pada Minggu lalu, Komite Sentral Korea Utara menggambarkan senjata nuklir sebagai kehidupan bangsa dan berjanji untuk mengembangkan. Demikian pernyataan kantor berita milik KCNA.




TERBARU

[X]
×