kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Digelar Pekan Depan, Perundingan Perdamaian Ukraina Dipindah ke Jenewa


Jumat, 13 Februari 2026 / 19:01 WIB
Digelar Pekan Depan, Perundingan Perdamaian Ukraina Dipindah ke Jenewa
ILUSTRASI. Bendera Rusia dan Ukraina (Sergei Kholodilin/BelTA/Handout via REUTERS) Perundingan antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat membahas tentang mengakhiri perang di Ukraina akan pindah ke Jenewa minggu depan.


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Perundingan antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat membahas tentang mengakhiri perang di Ukraina akan pindah ke Jenewa minggu depan dan pembantu Kremlin, Vladimir Medinsky, akan memimpin delegasi Rusia, kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip pada hari Jumat (13/2).

Kantor berita Rusia mengutipnya yang mengatakan bahwa perundingan akan berlangsung pada hari Selasa dan Rabu. Perundingan ini menyusul dua putaran negosiasi di Abu Dhabi di mana tim Rusia dipimpin oleh Igor Kostyukov, kepala intelijen militer Rusia.

Baca Juga: Singapura Bakal Atur Penjualan Gacha untuk Cegah Risiko Perjudian

Seorang pembantu presiden Ukraina mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa delegasi Kyiv sedang mempersiapkan perundingan di Jenewa.

Kembalinya Medinsky, yang memimpin tim Rusia dalam pembicaraan sebelumnya di Turki pada tahun 2022 dan tahun lalu, dapat menandakan bahwa Rusia mengharapkan fokus pembicaraan beralih dari isu keamanan ke poin-poin perbedaan pendapat yang lebih luas antara pihak-pihak yang bertikai.

Hampir empat tahun setelah perang dimulai, dan meskipun upaya intensif oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai pertumpahan darah yang tidak masuk akal, Rusia dan Ukraina tetap berbeda pendapat mengenai isu-isu kunci termasuk wilayah dan kendali atas pembangkit nuklir Zaporizhzhia.

Sumber-sumber Ukraina sebelumnya mengkritik penanganan pembicaraan oleh Medinsky, menuduhnya memberikan pelajaran sejarah kepada tim Ukraina alih-alih terlibat dalam negosiasi substantif.

Baca Juga: Emas Rebound 1% Didukung Aksi Beli Jelang Data Inflasi AS, Perak dan Platinum Menguat


Tag


TERBARU

[X]
×