kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Digelar Pekan Depan, Perundingan Perdamaian Ukraina Dipindah ke Jenewa


Jumat, 13 Februari 2026 / 19:01 WIB
Digelar Pekan Depan, Perundingan Perdamaian Ukraina Dipindah ke Jenewa
ILUSTRASI. Bendera Rusia dan Ukraina (Sergei Kholodilin/BelTA/Handout via REUTERS) Perundingan antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat membahas tentang mengakhiri perang di Ukraina akan pindah ke Jenewa minggu depan.


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Perundingan antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat membahas tentang mengakhiri perang di Ukraina akan pindah ke Jenewa minggu depan dan pembantu Kremlin, Vladimir Medinsky, akan memimpin delegasi Rusia, kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip pada hari Jumat (13/2).

Kantor berita Rusia mengutipnya yang mengatakan bahwa perundingan akan berlangsung pada hari Selasa dan Rabu. Perundingan ini menyusul dua putaran negosiasi di Abu Dhabi di mana tim Rusia dipimpin oleh Igor Kostyukov, kepala intelijen militer Rusia.

Baca Juga: Singapura Bakal Atur Penjualan Gacha untuk Cegah Risiko Perjudian

Seorang pembantu presiden Ukraina mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa delegasi Kyiv sedang mempersiapkan perundingan di Jenewa.

Kembalinya Medinsky, yang memimpin tim Rusia dalam pembicaraan sebelumnya di Turki pada tahun 2022 dan tahun lalu, dapat menandakan bahwa Rusia mengharapkan fokus pembicaraan beralih dari isu keamanan ke poin-poin perbedaan pendapat yang lebih luas antara pihak-pihak yang bertikai.

Hampir empat tahun setelah perang dimulai, dan meskipun upaya intensif oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai pertumpahan darah yang tidak masuk akal, Rusia dan Ukraina tetap berbeda pendapat mengenai isu-isu kunci termasuk wilayah dan kendali atas pembangkit nuklir Zaporizhzhia.

Sumber-sumber Ukraina sebelumnya mengkritik penanganan pembicaraan oleh Medinsky, menuduhnya memberikan pelajaran sejarah kepada tim Ukraina alih-alih terlibat dalam negosiasi substantif.

Baca Juga: Emas Rebound 1% Didukung Aksi Beli Jelang Data Inflasi AS, Perak dan Platinum Menguat

Selanjutnya: Pendapatan dan Laba Hasnur (HAIS) Susut Tahun Lalu, Begini Strategi pada 2026

Menarik Dibaca: Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×