CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Dua demonstran luka karena tembakan peluru tajam


Senin, 02 Desember 2013 / 21:17 WIB
ILUSTRASI. Pasar meramal The Federal Reserve akan mengerek suku bunga acuan pada pertemuan akhir bulan nanti. KONTAN/Cheppy A.Muclis/04/07/2018


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

BANGKOOK. Jumlah korban akibat aksi protes terhadap pemerintah di Thailand terus bertambah. Hari ini, Senin (2/12), pihak rumah sakit melaporkan telah menerima dua orang demonstran yang terluka akibat tembakan peluru tajam.

"Kami mengkonfirmasi telah menerima dua pengunjuk rasa yang terluka akibat peluru tajam. Yang satu menderita luka tembak di dada, yang satunya luka pada kaki kanannya," kata direktur rumah sakit, Surasak Lila-udomlipi.

Sebelumnya, Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra mengatakan, polisi tidak akan menggunakan kekuatan kekerasan terhadap demonstran yang ingin menggulingkan dirinya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Thailand menyatakan, ada tiga orang tewas dalam krisis politik yang terjadi di negaranya dalam sepekan terakhir. Sedangkan, korban luka-luka akibat krisis politik itu berjumlah 127 orang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×