kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Dua demonstran luka karena tembakan peluru tajam


Senin, 02 Desember 2013 / 21:17 WIB
ILUSTRASI. Pasar meramal The Federal Reserve akan mengerek suku bunga acuan pada pertemuan akhir bulan nanti. KONTAN/Cheppy A.Muclis/04/07/2018


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

BANGKOOK. Jumlah korban akibat aksi protes terhadap pemerintah di Thailand terus bertambah. Hari ini, Senin (2/12), pihak rumah sakit melaporkan telah menerima dua orang demonstran yang terluka akibat tembakan peluru tajam.

"Kami mengkonfirmasi telah menerima dua pengunjuk rasa yang terluka akibat peluru tajam. Yang satu menderita luka tembak di dada, yang satunya luka pada kaki kanannya," kata direktur rumah sakit, Surasak Lila-udomlipi.

Sebelumnya, Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra mengatakan, polisi tidak akan menggunakan kekuatan kekerasan terhadap demonstran yang ingin menggulingkan dirinya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Thailand menyatakan, ada tiga orang tewas dalam krisis politik yang terjadi di negaranya dalam sepekan terakhir. Sedangkan, korban luka-luka akibat krisis politik itu berjumlah 127 orang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×