kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

ECB: Risiko penurunan ekonomi Eropa semakin tinggi


Kamis, 14 Juni 2012 / 15:03 WIB
ECB: Risiko penurunan ekonomi Eropa semakin tinggi
ILUSTRASI. Aman! Pengguna WhatsApp tidak dibatasi meski belum setuju kebijakan privasi baru


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

FRANKFURT. Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan, risiko penurunan outlook perekonomian Eropa semakin meningkat.

"Pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa masih lemah dengan semakin tingginya ketidakpastian yang memukul kepercayaan dan sentimen investor. Hal ini yang menyebabkan outlook perekonomian Eropa semakin memburuk," demikian pernyataan ECB dalam buletin bulanan yang diterbitkan hari ini (14/6).

Sementara, pada pekan lalu, ECB menahan suku bunga acuannya pada level 1%. Menurut Presiden ECB Mario Draghi, hanya segelintir pimpinan yang mengusulkan untuk memangkas suku bunga acuan. Hal ini memicu spekulasi ECB akan segera bertindak, paling cepat bulan depan, untuk menggairahkan kembali perekonomian. Apalagi, masalah utang ini sudah menyebabkan pertumbuhan ekonomi Eropa melambat.

Pada saat yang sama, tingkat inflasi Eropa masih di atas target ECB yang dipatok 2%. "Tingkat inflasi masih berada di atas 2% hingga 2012 mendatang. Kami memprediksi kenaikan harga masih sejalan dengan kestabilan harga," jelas ECB.




TERBARU

[X]
×