kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.039   39,00   0,22%
  • IDX 5.861   -80,26   -1,35%
  • KOMPAS100 775   -10,86   -1,38%
  • LQ45 584   -5,26   -0,89%
  • ISSI 203   -2,72   -1,32%
  • IDX30 331   -2,44   -0,73%
  • IDXHIDIV20 410   -1,82   -0,44%
  • IDX80 88   -1,06   -1,20%
  • IDXV30 112   -1,12   -0,98%
  • IDXQ30 107   -0,92   -0,86%

ECB: Risiko penurunan ekonomi Eropa semakin tinggi


Kamis, 14 Juni 2012 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Aman! Pengguna WhatsApp tidak dibatasi meski belum setuju kebijakan privasi baru


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

FRANKFURT. Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan, risiko penurunan outlook perekonomian Eropa semakin meningkat.

"Pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa masih lemah dengan semakin tingginya ketidakpastian yang memukul kepercayaan dan sentimen investor. Hal ini yang menyebabkan outlook perekonomian Eropa semakin memburuk," demikian pernyataan ECB dalam buletin bulanan yang diterbitkan hari ini (14/6).

Sementara, pada pekan lalu, ECB menahan suku bunga acuannya pada level 1%. Menurut Presiden ECB Mario Draghi, hanya segelintir pimpinan yang mengusulkan untuk memangkas suku bunga acuan. Hal ini memicu spekulasi ECB akan segera bertindak, paling cepat bulan depan, untuk menggairahkan kembali perekonomian. Apalagi, masalah utang ini sudah menyebabkan pertumbuhan ekonomi Eropa melambat.

Pada saat yang sama, tingkat inflasi Eropa masih di atas target ECB yang dipatok 2%. "Tingkat inflasi masih berada di atas 2% hingga 2012 mendatang. Kami memprediksi kenaikan harga masih sejalan dengan kestabilan harga," jelas ECB.




TERBARU

[X]
×