CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ekonom: Perang Dingin AS-China jadi ancaman terbesar bagi dunia ketimbang virus


Senin, 22 Juni 2020 / 07:49 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: South China Morning Post,BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Hubungan antara Amerika Serikat dengan China semakin memburuk beberpa waktu belakangan. Menurut ekonom berpengaruh Jeffrey Sachs, perang dingin yang semakin dalam antara AS dan China akan menjadi ancaman global yang lebih besar bagi dunia daripada virus corona.

Melansir BBC, Sachs mengatakan, saat ini ekonomi dunia menuju periode gangguan besar tanpa kepemimpinan setelah pandemi. "Kesenjangan antara dua kekuatan super akan memperburuk ini," ia memperingatkan.

Profesor Universitas Columbia ini menyalahkan pemerintah AS atas permusuhan antara kedua negara.

Baca Juga: Serang India, analis: Xi Jinping putus asa untuk tidak terlihat lemah

"AS adalah kekuatan untuk divisi, bukan untuk kerja sama," katanya dalam sebuah wawancara dengan BBC Business Report.

"Ini adalah kekuatan yang mencoba menciptakan perang dingin baru dengan China. Jika ini berlaku - jika pendekatan semacam itu digunakan, maka kita tidak akan kembali normal, dan akan memicu kontroversi yang lebih besar dan bahaya yang lebih besar pada kenyataannya."

Baca Juga: Boikot produk Tingkok menggema, India bukan tandingan China dalam perang dagang

Seperti yang diketahui, ketegangan antara AS dan China terus meningkat dalam beberapa bidang, bukan hanya perdagangan semata.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×