kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.055   47,00   0,26%
  • IDX 6.261   26,90   0,43%
  • KOMPAS100 822   3,46   0,42%
  • LQ45 626   2,55   0,41%
  • ISSI 217   0,81   0,38%
  • IDX30 352   1,90   0,54%
  • IDXHIDIV20 432   1,38   0,32%
  • IDX80 94   0,32   0,34%
  • IDXV30 119   0,48   0,40%
  • IDXQ30 112   0,30   0,27%

Ekonom: Perang Dingin AS-China jadi ancaman terbesar bagi dunia ketimbang virus


Senin, 22 Juni 2020 / 07:49 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: South China Morning Post,BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Minggu lalu, misalnya, Presiden Trump menandatangani undang-undang yang mengesahkan sanksi AS terhadap pejabat China yang bertanggung jawab atas penindasan umat Islam di provinsi Xinjiang.

Tak hanya itu, dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Presiden Trump mengatakan dia yakin China mungkin telah mendorong penyebaran virus internasional sebagai cara untuk mengacaukan perekonomian global.

Baca Juga: Konflik militer China dengan Jepang bisa meletus gara-gara Kepulauan Senkaku

Pemerintahan Trump juga menargetkan perusahaan-perusahaan China, khususnya raksasa telekomunikasi China, Huawei, yang menurut Washington digunakan untuk membantu Beijing memata-matai para pelanggannya. China menyangkal ini, seperti halnya Huawei.

Menurut sebuah buku baru oleh mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, sikap keras Presiden Trump terhadap China dan Huawei mungkin merupakan bagian dari taktik politik untuk menjadikan dirinya terpilih kembali.

Baca Juga: Menyebutnya sebagai pedang bermata dua, Trump mendesak perlambatan pengujian Covid-19

Profesor Sachs setuju bahwa menargetkan Huawei tidak pernah sekadar masalah keamanan.

"AS kehilangan langkahnya pada 5G, yang merupakan bagian penting dari ekonomi digital baru. Dan Huawei mengambil bagian lebih besar dan lebih besar dari pasar global. AS mengarang dalam pendapat saya, bahwa Huawei adalah ancaman global. Itu sebabnya AS mencoba memutuskan hubungan dengan Huawei," katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×