kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ekonom: Perang Dingin AS-China jadi ancaman terbesar bagi dunia ketimbang virus


Senin, 22 Juni 2020 / 07:49 WIB
Ekonom: Perang Dingin AS-China jadi ancaman terbesar bagi dunia ketimbang virus
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: South China Morning Post,BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Minggu lalu, misalnya, Presiden Trump menandatangani undang-undang yang mengesahkan sanksi AS terhadap pejabat China yang bertanggung jawab atas penindasan umat Islam di provinsi Xinjiang.

Tak hanya itu, dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Presiden Trump mengatakan dia yakin China mungkin telah mendorong penyebaran virus internasional sebagai cara untuk mengacaukan perekonomian global.

Baca Juga: Konflik militer China dengan Jepang bisa meletus gara-gara Kepulauan Senkaku

Pemerintahan Trump juga menargetkan perusahaan-perusahaan China, khususnya raksasa telekomunikasi China, Huawei, yang menurut Washington digunakan untuk membantu Beijing memata-matai para pelanggannya. China menyangkal ini, seperti halnya Huawei.

Menurut sebuah buku baru oleh mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, sikap keras Presiden Trump terhadap China dan Huawei mungkin merupakan bagian dari taktik politik untuk menjadikan dirinya terpilih kembali.

Baca Juga: Menyebutnya sebagai pedang bermata dua, Trump mendesak perlambatan pengujian Covid-19

Profesor Sachs setuju bahwa menargetkan Huawei tidak pernah sekadar masalah keamanan.

"AS kehilangan langkahnya pada 5G, yang merupakan bagian penting dari ekonomi digital baru. Dan Huawei mengambil bagian lebih besar dan lebih besar dari pasar global. AS mengarang dalam pendapat saya, bahwa Huawei adalah ancaman global. Itu sebabnya AS mencoba memutuskan hubungan dengan Huawei," katanya.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×