kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonomi tiga negara terbesar Eropa mengecewakan


Kamis, 14 Agustus 2014 / 14:21 WIB
Ekonomi tiga negara terbesar Eropa mengecewakan
ILUSTRASI. 2 Link Ini Bisa Diakses untuk Lihat Hasil PPPK Guru 2022, Simak Apa saja.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

FRANKFURT. Tiga negara dengan perekonomian terbesar di Eropa tak disangka-sangka mencatat kontraksi ekonomi. Ini menjadi indikasi, pemulihan ekonomi di Eropa terhenti.

Perekonomian Jerman di kuartal kedua tahun ini turun 0,2% dari periode kuartal pertama. Padahal, menurut Federal Statistics di Wiesbaden, pertumbuhan ekonomi Jerman kuartal pertama direvisi ke atas menjadi 0,7%.

Jerman yang menghadapi iklim musim dingin yang lebih hangat dibanding biasanya, menyebabkan produksi sudah dimulai di awal-awal tahun. Sehingga aktivitas ekonomi terlihat di kuartal kedua terlihat tak kencang.

Kabar ini menjadikan target perekonomian Jerman lebih jauh. Pada Juni lalu, Bundesbank menargetkan pertumbuhan ekonomi Jerman tahun ini berkespansi 1,9%, dan berlanjut 2% di tahun 2015.

Data dari Jerman datang setelah Prancis juga mengumumkan perekonomiannya stagnan pada periode April - Juni. Lantaran gagal mencapai pertumbuhan di kuartal kedua, Menteri Keuangan Prancis Michel Sapin mengatakan, Prancis hanya mengharapkan pertumbuhan sebesar 0,5% di tahun ini, lebih rendah dibanding target sebelumnya yaitu 1%.

Pemerintah Prancis juga memperkirakan, defisit tahun ini akan melewati batas 4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sedangkan Italia, negara terbesar ketiga di Eropa kembali terjebak resesi setelah mengumumkan kontraksi ekonomi 0,8% pada kuartal kedua. Ini merupakan kali ketiga Italia jatuh ke lubang resesi sejak tahun 2008.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×