kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonomi China mulai melambat


Selasa, 17 Januari 2012 / 09:42 WIB
Ekonomi China mulai melambat
ILUSTRASI. ilustrasi. Umumkan menutup usaha, Raja Pisang Nugget dibanjiri pesanan


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

BEIJING. China yang merupakan ekonomi terbesar urutan kedua di dunia tumbuh dengan kecepatan paling lambat dalam dua tahun terakhir. Data Biro Statistik setempat menunjukkan, di akhir Desember 2011, rasio produk domestik bruto (PDB) hanya 8,9% dari tahun sebelumnya. PDB tersebut juga turun dari kuartal sebelumnya yaitu 9,1%.

Secara satu tahun penuh, ekonomi China hanya tumbuh 9,2%, turun dari posisi 2010 yang sebesar 10,3%.

Analis memperkirakan, ekonomi Beijing masih akan pelan selama tahun ini. Regulator China diperkirakan tetap mengerem penyaluran kredit untuk mencegah terjadinya gelembung investasi di properti dan pasar modal.

Alasan lain perlambatan ekonomi ini adalah berkurangnya permintaan produk ekspor karena pasar utama China yaitu Eropa dan Amerika masih terimbas krisis.

''Akan terlihat pelambatan yang lebih mendalam di kuartal pertama karena kebijakan pengetatan anggaran,'' ulas Arjuna Mahendran, kepala strategis HSBC Asia. Namun ia yakin ekonomi Negeri Ginseng ini akan membaik di kuartal terakhir 2012.




TERBARU

[X]
×