kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut


Rabu, 21 Desember 2011 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dokter dari RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Sam Cahyadi | Editor: Test Test

TOKYO. Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut karena perlambatan ekonomi global dan penguatan yen mengancam pemulihan pasca gempa bulan Maret silam.

Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan pada Rabu (21/12) bahwa pengiriman barang pada November turun 4,5% dibandingkan awal tahun ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari perkiraan 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News bahwa ekspor akan turun 4,3%. Sementara ekspor Oktober turun 3,7% dibanding awal tahun.

“Ekspor ke Negara industri, terutama negara-negara Eropa, bakal melemah tahun depan,” kata Takahiro Sekido, Kepala Ekonom Jepang Credit Agricole CIB di Tokyo, sebelum laporan tersebut. “Krisis utang Eropa sangat tergambar pada sisi permintaan,” imbuh Takahiro.




TERBARU

[X]
×