kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut


Rabu, 21 Desember 2011 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dokter dari RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Sam Cahyadi | Editor: Test Test

TOKYO. Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut karena perlambatan ekonomi global dan penguatan yen mengancam pemulihan pasca gempa bulan Maret silam.

Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan pada Rabu (21/12) bahwa pengiriman barang pada November turun 4,5% dibandingkan awal tahun ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari perkiraan 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News bahwa ekspor akan turun 4,3%. Sementara ekspor Oktober turun 3,7% dibanding awal tahun.

“Ekspor ke Negara industri, terutama negara-negara Eropa, bakal melemah tahun depan,” kata Takahiro Sekido, Kepala Ekonom Jepang Credit Agricole CIB di Tokyo, sebelum laporan tersebut. “Krisis utang Eropa sangat tergambar pada sisi permintaan,” imbuh Takahiro.




TERBARU

[X]
×