kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut


Rabu, 21 Desember 2011 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dokter dari RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Sam Cahyadi | Editor: Test Test

TOKYO. Ekspor Jepang turun dalam dua bulan berturut-turut karena perlambatan ekonomi global dan penguatan yen mengancam pemulihan pasca gempa bulan Maret silam.

Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan pada Rabu (21/12) bahwa pengiriman barang pada November turun 4,5% dibandingkan awal tahun ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari perkiraan 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News bahwa ekspor akan turun 4,3%. Sementara ekspor Oktober turun 3,7% dibanding awal tahun.

“Ekspor ke Negara industri, terutama negara-negara Eropa, bakal melemah tahun depan,” kata Takahiro Sekido, Kepala Ekonom Jepang Credit Agricole CIB di Tokyo, sebelum laporan tersebut. “Krisis utang Eropa sangat tergambar pada sisi permintaan,” imbuh Takahiro.




TERBARU

[X]
×