kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Ekspor turun, defisit neraca Jepang membengkak


Kamis, 24 Juli 2014 / 09:48 WIB
Ekspor turun, defisit neraca Jepang membengkak
ILUSTRASI. Ada berbagai macam jenis kain yang cocok untuk pakaian seragam, antara lain katun dan drill. Dok. Pexels


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Di luar dugaan, tingkat ekspor Jepang mengalami penurunan pada Juni lalu. Kondisi ini menyebabkan defisit neraca perdagangan Jepang semakin membengkak.

Berdasarkan data Kementrian Keuangan Jepang, tingkat ekspor melorot 2% pada Juni dibanding tahun sebelumnya. Sementara, nilai tengah 29 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi kenaikan ekspor sebesar 1%. Sementara, tingkat impor naik 8,4% pada periode yang sama.

Alhasil, defisit neraca perdagangan Jepang saat ini berada di posisi 822,2 miliar yen atau US$ 8,1 miliar, melampaui proyeksi analis yakni 643 miliar yen.

"Pemulihan ekspor akan berjalan lamban terutama karena alasan struktural. Sebab, banyak perusahaan Jepang yang memproduksi produk-produk luar negeri untuk permintaan luar negeri," papar Kiichi Murashima, kepala ekonom di Citigroup Inc di Tokyo.

Dia menambahkan, defisit neraca perdagangan akan tetap pada tingkat saat ini hingga akhir tahun. "Tingkat ekspor dan impor hanya akan tumbuh tipis," imbuhnya.




TERBARU

[X]
×