kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.889   7,00   0,04%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Elon Musk batalkan rencana Tesla go private


Minggu, 26 Agustus 2018 / 09:04 WIB
ILUSTRASI. Elon Musk - SPACEX-HYPERLOOP


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Pemilik dan Chief Executive Tesla Inc, Elon Musk mengumumkan pada Jumat (24/8) berhenti mengejar rencana go private bernilai transaksi US$ 72 miliar untuk perusahaannya. Keputusannya ini mengejutkan investor. 

Keputusan Musk menjadikan Tesla sebagai perusahaan tertutup dilontarkan pada 7 Agustus silam. Ketika itu, Musk lewat Twitternya menawarkan harga beli US$ 420 per saham dari pemegang saham lain.  

Harga saham Tesla terus merosot sejak pengumuman itu. Musk dan Tesla juga menghadapi gugatan dari investor serta investigasi dari regulator bursa Securites and Exchange Commission. 

Musk pada Jumat, mengatakan, membatalkan niatnya menjadikan Tesla sebagai perusahaan tertutup karena memakan waktu dan lebih mengganggunya lebih dari yang diperkirakan. Tadinya, dengan menjadi perusahaan privat, Musk berharap, Tesla yang sudah menghadapi tumpukan utang US$ 11 miliar dan arus kas negatif, bisa menghindari beban lebih besar.

"Meskipun mayoritas pemegang saham yang saya ajak bicara mengatakan tetap akan memegang saham Tesla ketika menjadi perusahaan tertutup, secara singkat sentimennya adalah 'tolong, jangan lakukan ini'," kata Musk lewat blognya. 

Dengan begini, teka-teki pihak yang akan membiayai Tesla tertutup sudah. Musk sebelumnya mengatakan, lewat akun Twitternya, pendanaan untuk membeli kembali saham dari publik sudah aman. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×