kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.025   42,00   0,23%
  • IDX 6.183   -13,81   -0,22%
  • KOMPAS100 807   -4,44   -0,55%
  • LQ45 612   -3,02   -0,49%
  • ISSI 214   -0,12   -0,06%
  • IDX30 344   -1,76   -0,51%
  • IDXHIDIV20 426   -2,75   -0,64%
  • IDX80 92   -0,49   -0,53%
  • IDXV30 116   -0,60   -0,52%
  • IDXQ30 110   -0,87   -0,79%

Emas Naik Daun, Investor Harus Ingat Aturan Klasik Warren Buffett


Kamis, 01 Mei 2025 / 03:55 WIB
ILUSTRASI. Harga emas sedang melonjak. Para ahli investasi mengingatkan agar investor harus menghindari godaan untuk mengejar objek yang bersinar tersebut. REUTERS/Ajay Verma


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sanksi AS terhadap Rusia yang berlaku sejak 2022 telah menjadi "penguat" bagi kenaikan harga emas selama setahun terakhir atau lebih.

"Sanksi tersebut menyebabkan beberapa bank sentral — terutama di Tiongkok — membeli lebih banyak emas daripada obligasi Treasury AS untuk menghindari potensi kesulitan mengakses aset berdenominasi dolar AS selama konflik geopolitik di masa mendatang," kata Samana.

Hal itu telah mendorong permintaan emas lebih tinggi dibandingkan dengan harga tahun lalu — dan harga pun ikut naik.

"Jangan mengejar imbal hasil emas. Secara keseluruhan, Anda mungkin ingin menahan logam mulia pada level [saat ini]," kata Samana.

Para ahli tidak memperkirakan emas akan terus bersinar.

"Tidak ada alasan dalam pikiran saya bahwa emas akan terus mengalami tren naik yang signifikan, kecuali — dan saya tentu berharap tidak — semacam perang yang berlarut-larut," kata Baker.

Tonton: Profit 33,28% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Melemah (14 April 2025)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×