kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

G20 bertemu di Paris bahas currency war


Rabu, 09 Februari 2011 / 13:45 WIB
ILUSTRASI. Ojek online Gojek


Reporter: Dyah Megasari,

SEOUL. Seluruh Menteri Keuangan dan gubernur bank sentral dari kelompok 20 negara (G20) bakal bertemu di Paris pekan depan. Menteri Keuangan Korea Selatan Yoon Jeung Hyun mengatakan, pertemuan tersebut akan membahas mengenai nilai tukar mata uang yang akhir-akhir ini bergerak fluktuatif.

Pasar menganggap perang nilai tukar mata uang (currency war) masih terjadi pada mata uang tertentu.

Oleh sebab itu, diskusi diarahkan pada mata uang utama yaitu yuan China dan dollar AS. "Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga membahas tata cara mengambil hak negara dalam meminta bantuan likuiditas pada International Monetary Fund (IMF)," ujar Yoon kepada wartawan di Gwacheon, Rabu (9/2).

Stabilitas harga komoditas juga akan menjadi konsen utama dalam pertemuan G-20. Korea Selatan akan menggunakan berbagai kebijakan penting untuk menstabilkan pasar mata uang. Otoritas moneter Korea Selatan akan mengkaji ulang aturan transaksi derivatif valuta asing. "Bisa lebih longgar atau bahkan sangat ketat," kata Yoon.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×