kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gagal Akuisisi Newsweek, Southern Daily Bidik Washington Post


Jumat, 18 Juni 2010 / 13:53 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Edy Can

JAKARTA. Niat Southern Daily Group mengakuisisi majalah Newsweek kandas. Namun, hasrat perusahaan media massa China untuk mengakuisisi media barat tak lantas padam.

Managing Editor Southern Daily Xiang Xi mengatakan pihaknya akan terus mencari media barat lainnya. Salah satu targetnya kali ini adalah The Washington Post, koran terkenal terbitan Amerika Serikat.

Menurut sebuah surat kabar terbitan pemerintah China, Xiang mengaku Group media mereka akan mencari investor baru demi mengakuisisi media asing itu. Xiang mengakui, langkah akusisi untuk memperbaiki persepsi dan citra tentang China dan sebaliknya.

Ia menambahkan, kegagalan mengakuisisi Newsweek bukan karena nilai yang diajukan lebih kecil. Namun, menurutnya, Newsweek melihat asal usul perusahaan mereka. "Mereka tidak memahami media di China dan mereka tidak tahu untuk apa kami semua menawar," kata Xiang.

Southern Daily mengincar Newsweek karena terbit dalam sembilan bahasa. Selain itu visi Newsweek sebagai media global sejalan dengan harapan Southern Daily Group.

Southern Daily Grup merupakan partner dari Chengdu B-ray Media Co.,
anggota dari bursa Shanghai indeks. Grup media tersebut menggandeng
dua perusahaan investasi demi meminang Newsweek.




TERBARU

[X]
×