kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45868,39   -1,11   -0.13%
  • EMAS947.000 1,07%
  • RD.SAHAM -0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gawat, gara-gara pembagian uang, 12 klub top Eropa bikin kompetisi sendiri


Senin, 19 April 2021 / 11:23 WIB
Gawat, gara-gara pembagian uang, 12 klub top Eropa bikin kompetisi sendiri
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Soccer Football - Europa League Group Stage Draw - Grimaldi Forum, Monaco - August 31, 2018 UEFA Champions League and Europa League logos displayed during the draw REUTERS/Eric Gaillard/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - MADRID. Kompetisi sepakbola Eropa sedang terpecah. Dua belas klub top Eropa mengumumkan kalau mereka akan membentuk European Super League dengan pengelolaan mereka sendiri, tanpa ada campur tangan dari UEFA, otoritas tertinggi sepakbola Eropa.

Mengutip Reuters, 12 klub itu adalah Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, Spurs, AC Milan, Inter Milan, Juventus, Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid. Tentu saja langkah tersebut akan membuat persaingan dengan kompetisi yang sudah ada dikelola UEFA yakni UEFA Champions League dan UEFA European League. Perpecahan ini diduga karena persoalan pembagian uang terutama di tengah pandemi Covid-19. 

Liga Super mengatakan bahwa mereka menargetkan memiliki 15 anggota pendiri dan peserta liga 20 tim dengan lima klub lain yang akan lolos setiap musim.

Para pendiri Liga Super ini menjanjikan akan membagikan dana 3,5 miliar euro (US$ 4,19 miliar) untuk dibelanjakan pada proyek infrastruktur dan untuk menangani dampak pandemi COVID-19. Uang tidak akan tersedia untuk dibelanjakan pada pemain.

Para pendiri Liga Super menjanjikan pembayaran ke klub lebih besar dari yang selama ini mereka dapatkan saat masih bermain di bawah nauangan UEFA. Para klub akan mendapatkan lebih dari 10 miliar Euro. 

"Kami akan membantu sepak bola di setiap level dan membawanya ke tempat yang selayaknya di dunia. Sepak bola adalah satu-satunya olahraga global di dunia dengan lebih dari empat miliar penggemar dan tanggung jawab kami sebagai klub besar adalah menanggapi keinginan mereka," kata Real. Presiden Madrid Florentino Perez, Ketua pertama European Super League

Tidak ada klub Jerman atau Prancis yang terkait dengan pemisahan tersebut.

FIFA badan sepakbola dunia menyatakan ketidaksetujuannya terhadap liga tertutup Eropa yang memisahkan diri di luar struktur sepak bola internasional Tapi jelas tidak disebutkan ancaman sebelumnya dari FIFA untuk melarang pemain mana pun yang ambil bagian dalam pelarian dari berpartisipasi di Piala Dunia.

UEFA mengeluarkan pernyataan yang kuat bersama-sama dengan liga dan federasi sepak bola Inggris, Spanyol dan Italia, mengatakan mereka siap menggunakan semua langkah untuk menghadapi setiap pelarian dan mengatakan klub yang berpartisipasi akan dilarang dari liga domestik, seperti Liga Premier.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson keduanya mengeluarkan pernyataan yang mengutuk pemisahan diri dan mendukung posisi UEFA.

 

 

 

 




TERBARU

[X]
×