kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Gawat, izin enam bank di Amerika Serikat dicabut


Sabtu, 18 September 2010 / 09:53 WIB


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can


WASHINGTON. Jumlah bank Amerika yang dibekukan terus bertambah. Kemarin, otoritas perbankan Amerika Serikat membekukan izin enam bank.

Rinciannya, tiga bank di Georgia yakni Bank of Ellijay dengan aset sebesar US$ 168,8 juta, First Commerce Community Bank of Douglasville dengan aset sebesar US$ 248, 2 juta dan Peoples Bank yang beraset sebesar US$ 447,2 juta.

Sedangkan tiga bank lainnya yakni ISN Bank di New Jersey yang beraset US$ 81,6 juta, Bramble Savings Bank of Milford di Ohio yang beraset sebesar US$ 47,5 juta dan Maritime Savings Bank yang berbasis di Wisconsin. Bank terakhir ini beraset US$ 350,05 juta. Lembaga Penjamin Simpanan Amerika Serikat atawa The Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC) telah mengambil alih keenam bank tersebut.

Dengan pencabutan tiga izin bank di Georgia ini maka jumlah bank yang dibekukan tahun ini menjadi 14. Penyebabnya karena banyak kredit properti yang macet.

Jumlah bank yang kolaps tahun ini diperkirakan mencapai puncaknya. Jumlahnya diperkirakan lebih dari tahun lalu yang mencapai 140 buah akibat krisis finansial global.

Tahun lalu, FDIC harus mengeluarkan dana sebesar US$ 30 miliar. Akibat banyaknya bank yang kolaps, FDIC harus mengucurkan dana yang besar.

Bahkan, laporan keuangan FDIC tahun lalu berada di zona merah dan mengalami defisit sebesar US$ 20,7 miliar hingga 30 Juni lalu. FDIC memperkirakan, biaya untuk menyehatkan bank tersebut sejak 2010 hingga 2014 mendatang sebesar US$ 60 miliar.





TERBARU

[X]
×