kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Gawat! Kasus baru virus corona kini lebih banyak di luar China


Rabu, 26 Februari 2020 / 21:15 WIB
Gawat! Kasus baru virus corona kini lebih banyak di luar China
ILUSTRASI. Seorang umat Katolik Filipina memakai masker berlutut untuk berdoa selama misa Rabu Abu di Gereja Bunda Maria Penolong Abadi, Kota Paranaque, Metro Manila, Filipina, 26 Februari 2020.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Kondisi berbalik. Sekarang, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, lebih banyak kasus baru virus corona yang dilaporkan setiap hari di luar China dibanding di Tiongkok.

Melansir Channelnewsasia.com, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, untuk pertama kalinya, jumlah kasus baru yang dilaporkan di luar China pada Selasa (25/2) melebihi yang Beijing sampaikan.

Badan kesehatan PBB itu menyebutkan, jumlah kasus baru Covid-19 di China pada Selasa hanya 411. Sementara jumlah kasus anyar Covid-19 di luar negeri tembok raksasa mencapai 427.

Baca Juga: Virus corona mendarat di Amerika Latin, Brasil laporkan kasus pertama

Saat ini, pemerintah di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyebaran virus corona baru setelah lonjakan infeksi di Italia, Iran, dan Korea Selatan.

"Peningkatan tiba-tiba kasus di negara-negara itu sangat memprihatinkan. Tapi, virus itu masih bisa dikendalikan dan tidak menjadi pandemi," kata Tedros di hadapan para diplomat di Jenewa, Rabu (26/2).

"Kita seharusnya tidak terlalu bersemangat untuk menyatakan pandemi tanpa analisis fakta yang cermat dan berpikiran jernih," ujar Tedros. "Deklarasi semacam itu memberi sinyal bahwa kita tidak bisa lagi membendung virus".

Baca Juga: Prancis umumkan korban virus corona kedua

"Kita berada dalam pertarungan yang bisa dimenangkan jika kita melakukan hal yang benar," tegas Tedros.



TERBARU

[X]
×