kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

GSK mengatakan tes obat yang dikembangkannya bekerja melawan varian Omicron


Kamis, 02 Desember 2021 / 16:28 WIB
ILUSTRASI. GlaxoSmithKline. REUTERS/Matthew Childs


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. GlaxoSmithKline pada hari Kamis (2/12) mengatakan bahwa analisis laboratorium dari terapi COVID-19 berbasis antibodi yang dikembangkan dengan mitra AS Vir telah menunjukkan obat tersebut efektif terhadap varian Omicron baru.

Dalam sebuah pernyataan, produsen obat Inggris mengatakan bahwa tes laboratorium dan studi pada hamster telah menunjukkan koktail antibodi sotrovimab bekerja melawan virus yang direkayasa secara biologis untuk membawa sejumlah mutasi ciri varian Omicron.

Tes sedang berlangsung untuk mengkonfirmasi hasil terhadap semua mutasi Omicron dengan pembaruan yang diharapkan pada akhir tahun, tambahnya.

Baca Juga: Pesan CEO BioNTech: Jangan panik menghadapi varian Omicron

Secara terpisah, regulator obat Inggris pada hari Kamis menyetujui sotrovimab, juga dikenal dengan nama merek Xevudy, untuk orang dengan COVID-19 ringan hingga sedang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) merekomendasikan penggunaan Xevudy sesegera mungkin dan dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×