kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

GSK mengatakan tes obat yang dikembangkannya bekerja melawan varian Omicron


Kamis, 02 Desember 2021 / 16:28 WIB
GSK mengatakan tes obat yang dikembangkannya bekerja melawan varian Omicron
ILUSTRASI. GlaxoSmithKline. REUTERS/Matthew Childs


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. GlaxoSmithKline pada hari Kamis (2/12) mengatakan bahwa analisis laboratorium dari terapi COVID-19 berbasis antibodi yang dikembangkan dengan mitra AS Vir telah menunjukkan obat tersebut efektif terhadap varian Omicron baru.

Dalam sebuah pernyataan, produsen obat Inggris mengatakan bahwa tes laboratorium dan studi pada hamster telah menunjukkan koktail antibodi sotrovimab bekerja melawan virus yang direkayasa secara biologis untuk membawa sejumlah mutasi ciri varian Omicron.

Tes sedang berlangsung untuk mengkonfirmasi hasil terhadap semua mutasi Omicron dengan pembaruan yang diharapkan pada akhir tahun, tambahnya.

Baca Juga: Pesan CEO BioNTech: Jangan panik menghadapi varian Omicron

Secara terpisah, regulator obat Inggris pada hari Kamis menyetujui sotrovimab, juga dikenal dengan nama merek Xevudy, untuk orang dengan COVID-19 ringan hingga sedang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) merekomendasikan penggunaan Xevudy sesegera mungkin dan dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.




TERBARU

[X]
×