kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.899   17,00   0,10%
  • IDX 9.047   14,25   0,16%
  • KOMPAS100 1.252   3,95   0,32%
  • LQ45 887   5,04   0,57%
  • ISSI 329   -0,65   -0,20%
  • IDX30 452   2,81   0,63%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 139   0,42   0,30%
  • IDXV30 147   0,53   0,36%
  • IDXQ30 145   1,13   0,79%

Gunung berapi di Filipina meletus, tsunami mengancam


Minggu, 12 Januari 2020 / 23:25 WIB
Gunung berapi di Filipina meletus, tsunami mengancam
ILUSTRASI. Gumpalan abu naik ketika Anak Krakatau meletus pada 23 Desember 2018 dalam gambar yang diperoleh dari media sosial.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MANILA. Gunung berapi di dekat Ibu Kota Filipina memuntahkan abu setinggi 15 kilometer pada Ahad (12/1), memaksa ribuan orang mengungsi serta peringatan kemungkinan letusan eksplosif dan tsunami vulkanik.

Gunung Taal, salah satu yang paling aktif di Filipina, terletak di tengah danau, sekitar 70 km arah Selatan Manila. Reuters melaporkan, saat getaran mengguncang daerah itu, kilat vulkanik berkelap-kelip di kolom abu.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) menaikkan tingkat kewaspadaan Taal menjadi 4 dari 5, yang berarti "letusan berbahaya bisa terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari ke depan".

Baca Juga: Tiga orang meninggal akibat gempa berkekuatan 6,4 di Filipina

Phivolcs juga memperingatkan kemungkinan bahaya tsunami vulkanik dan aliran awan panas serta material vulkanik yang cepat bisa menghantam area di sekitar Danau Taal, tempat liburan akhir pekan yang populer bagi warga Manila.

Evakuasi sekitar 8.000 penduduk yang tinggal di sekitar Danau Taal dan kota-kota berisiko tinggi sedang berlangsung. Badan Penanggulangan Bencana Nasional Filipina mengatakan, sebanyak 6.000 orang sudah keluar dari zona bahaya pada Minggu malam.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×