kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Hacker Iran bidik universitas AS & Eropa bobol sistem komputer curi materi pelajaran


Jumat, 14 Februari 2020 / 17:57 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengetik pada keyboard komputer di depan kode siber yang ditampilkan dalam gambar ilustrasi ini yang diambil pada 1 Maret 2017.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  AMSTERDAM.  Para hacker Iran diduga didukung pemerintah tengah membidik universitas-universitas di Eropa, Amerika Serikat dan Australia dalam beberapa bulan terakhir.

Para peretas ini berupaya membobol sistem komputer di perguruan tinggi di negara-negara maju tersebut untuk mencuri literatur akademik dan materi pelajaran untuk kemudian digunakan di sekolah-sekolah Iran.

Baca Juga: Begini modus pembobolan uang elektronik di China

Serangan tersebut terungkap dari temuan PricewaterhouseCoopers, seperti dilaporkan lembaga penyiar Belanda NOS pada hari Jumat (14/2) seperti dilansir Reuters.

Sejauh ini, belum jelas apakah upaya para peretas Iran tersebut berhasil membobol semua sistem komputer di negara-negara tersebut atau tidak. Para hacker ini menargetkan tiga universitas di Belanda.

Baca Juga: Pembobolan saldo Gopay, antara hacker, kelengahan korban dan perusahaan





[X]
×