kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Harga beras Thailand kian mahal


Rabu, 22 September 2010 / 15:44 WIB
Harga beras Thailand kian mahal


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANGKOK. Harga beras acuan Asia di Thailand, merangkak naik ke posisi tertinggi dalam lima bulan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh penguatan mata uang lokal sehingga membuat harga beras kian mahal bagi pembeli luar negeri. Pada pukul 15.25 waktu Bangkok, baht mengalami apresiasi ke posisi 30,68 per dolar, yang merupakan level terkuat dalam 13 tahun terakhir.

Catatan saja, harga beras putih grade B 100% naik 2,4% menjadi US$ 510 metrik ton. Itu merupakan level tertinggi sejak 7 April lalu. Sementara itu, harga beras Thailand jenis broken rice 25% naik ke posisi US$ 463 per ton dari posisi sebelumnya US$ 452 per ton pada 15 September lalu.

Menurut Thai Rice Exporter Association, lonjakan harga beras juga disebabkan oleh penurunan suplai beras karena keterlambatan panen. Para petani Thailand menunda panen hingga Agustus setelah kekeringan yang disebabkan oleh musim El Nino di kawasan Asia merusak tanaman padi dari China hingga Asia Tenggara.




TERBARU

[X]
×