kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Harga minyak turun, Shell PHK 6.500 pegawai


Kamis, 30 Juli 2015 / 15:23 WIB


Reporter: Lidya Panjaitan | Editor: Havid Vebri

BELANDA. Tambah lagi daftar perusahaan minyak dunia yang memangkas karyawannya ditengah penurunan harga minyak. Royal Dutch Shell, perusahaan minyak raksasa asal Belanda ini memutuskan untuk memberhentikan 6.500 pegawainya.

Mengutip laman CNBC, Kamis (30/7), pemangkasan pekerja ini menjadi salah satu solusi dalam memangkas biaya operasional di tengah anjloknya harga minyak dunia. Saat ini, Shell memang sedang fokus melakukan pemotongan biaya dikarenakan adanya penurunan harga minyak.

Selain memangkas pekerja, Shell juga akan mengurangi aktivitas eksplorasi minyak. Untuk itu, Shell berencana menjual 33% sahamnya di Shell Showa, Jepang kepada kelompok petrokimia Idemitsu dengan jumlah sekitar US$ 1,4 miliar.

Dalam laporan kinerja kuartal II per 30 Juni 2015, perusahaan ini mengumumkan pendapatan laba sebesar US$ 3,4 miliar dalam waktu tiga bulan. Angka itu turun 35% dibandingkan tahun lalu.

Shell juga menyampaikan akan ada penurunan harga minyak yang berkepanjangan. "Kami mengambil keputusan yang bijaksana melihat kondisi keuangan di tengah penurunan ini. Shell juga memastikan adanya kapasistas untuk membayar dividen kepada para pemegang saham," jelas Ben van Beurden, Kepala Eksekutif Shell seperti dilansir oleh BBC.

Informasi saja, harga minyak mentah anjlok ke kisaran US$ 50 per barrel sejak Juni tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×